Pemerintah Distrik Saha, Korea Selatan, Tawarkan Program Perjodohan dengan Insentif Uang Tunai untuk Pasangan

Pasangan yang sedang menyaksikan matahari terbenam di Busan, Korea Selatan. (Shutterstock)
Pasangan yang sedang menyaksikan matahari terbenam di Busan, Korea Selatan. (Shutterstock)

JoSS, BUSAN – Korea Selatan saat ini sedang menghadapi krisis demografis akibat tingkat kelahiran yang rendah, Menanggapi masalah ini, Pemerintah Distrik Saha di Busan meluncurkan program perjodohan pada Oktober mendatang untuk warganya.

Untuk dapat berpartisipasi, individu harus berusia antara 24-43 tahun, tinggal atau bekerja di distrik Saha, dan bersedia menjalani proses seleksi serta wawancara. Saat ini, program ini hanya terbuka untuk warga negara Korea, namun di masa mendatang ada rencana untuk memperluas program ini agar mencakup warga asing.

Peserta yang berhasil dipasangkan melalui program ini akan menerima insentif sebesar 500.000 won (sekitar 5,9 juta rupiah). Pasangan yang melanjutkan ke jenjang pernikahan akan menerima tambahan 1 juta won (sekitar 11,8 juta rupiah) per orang.

Selain insentif finansial, pemerintah distrik juga akan memberikan bantuan kepada pasangan yang baru menikah berupa uang muka sebesar 30 juta won (sekitar 354 juta rupiah) untuk membantu membeli rumah, atau opsi alternatif berupa subsidi sewa sebesar 800.000 won (sekitar 9,4 miliar rupiah) per bulan selama lima tahun.

 

 

Cek berita dan artikel lainnya diĀ GOOGLE NEWS

Pemerintah Distrik Saha, Korea Selatan, Tawarkan Program Perjodohan dengan Insentif Uang Tunai untuk Pasangan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*