Green Day Live in Jakarta: Konser Tunggal Band Rock Legendaris di Indonesia

Green Day Live in Jakarta
Green Day Live in Jakarta

BAND rock legendaris asal Amerika Serikat, Green Day, akan menggelar konser tunggal di Indonesia pada 15 Februari 2025 mendatang. Acara bertajuk Green Day Live in Jakarta ini akan dilangsungkan di Carnaval Ancol, Jakarta.

Ravel Entertainment, sebagai promotor lokal, dengan bangga mengumumkan kabar gembira ini. “Puji Tuhan kami berhasil mendatangkan Green Day ke Indonesia. Ini menjadi sejarah dalam perhelatan musik rock Indonesia,” ujar Ravel Junardy, CEO Ravel Entertainment, dalam konferensi pers yang diadakan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/8).

Konser ini akan menjadi bagian dari perayaan satu dekade Hammersonic Festival, yang akan jatuh pada tahun 2025. Namun, Ravel menegaskan bahwa acara ini hanya akan menampilkan Green Day sebagai satu-satunya band yang tampil, tanpa adanya penampilan pembuka dari band lain.

Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menjadi tujuan Green Day dalam rangkaian tur dunia mereka bertajuk “The Saviors Tour”. Tur ini telah dimulai sejak 30 Mei 2024 di Spanyol dan akan berakhir pada Februari 2025 di Jepang.

The Saviors Tour digelar sebagai bagian dari promosi album terbaru mereka, Saviors, yang merupakan album ke-14 dalam karier Green Day. Album ini terdiri dari 15 lagu, dengan beberapa single unggulan seperti The American Dream Is Killing Me, Look Ma, No Brains!, dan Dilemma.

Green Day terakhir kali menyapa penggemarnya di Indonesia pada tahun 1996, saat menggelar konser di Jakarta Convention Centre pada 2 Februari. Konser tersebut sukses menghadirkan sekitar 6 ribu penonton yang memadati venue.

Band yang dibentuk pada tahun 1987 ini terdiri dari tiga personel utama, yaitu Billie Joe Armstrong (vokal dan gitar), Mike Dirnt (bass), dan Tre Cool (drum). Karier mereka melesat setelah merilis album Dookie pada tahun 1994, dan terus mengukir prestasi dengan album-album sukses lainnya seperti American Idiot (2004) dan 21st Century Breakdown (2009).

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*