
JoSS, JAKARATA – Pemilik e-toll di Indonesia harus segera mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan baru dalam sistem pembayaran tol.
Hal ini disebabkan karena kartu pembayaran tol yang selama ini digunakan akan segera tidak berlaku lagi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol.
“Bertahap (dihentikan, red), saat awal diberlakukan akan hybrid,” kata Basuki Hadimujono, Menteri PUPR.
Salah satu persyaratan baru yang harus dipenuhi oleh para pengguna jalan tol adalah memiliki aplikasi Cantas.
Dalam pasal 105 ayat (2) Peraturan tersebut disebutkan bahwa pengguna jalan tol wajib mendaftarkan kendaraan mereka melalui aplikasi sistem teknologi nontunai nirsentuh nirhenti yang disetujui.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimujono, menjelaskan bahwa penerapan aplikasi non tunai nirsentuh akan dilakukan secara bertahap, dimulai di tol di Pulau Jawa dan Bali.
Implementasi Mobile Lane Free Flow (MLFF) akan menjadi bagian dari perubahan ini, dimulai dengan penerapan Single Lane Free Flow (SLFF) dengan barrier dan tapping, kemudian dilanjutkan dengan SLFF tanpa barrier, hingga akhirnya MLFF secara penuh.
“Nanti akan diberlakukan untuk semua Tol,” singkatnya.
“Dari hasil uji coba pada Desember 2023 lalu di ruas tol Bali Mandara masih ada beberapa hal yang harus dievaluasi, termasuk teknis dan manajerial,” lanjut Basuki.
Meskipun terdapat perubahan dalam sistem pembayaran tol, Menteri Basuki menegaskan bahwa tidak akan ada penambahan biaya atau perubahan tarif tol bagi para pengguna tol maupun Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ketika menggunakan sistem MLFF.
Tujuan dari perubahan ini adalah untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di jalan tol.
Para pengguna jalan tol diharapkan untuk memperhatikan registrasi aplikasi Cantas dan kecukupan saldo sebelum memasuki jalan tol guna mendukung kedisiplinan dalam melakukan pembayaran.
Cara daftar MLFF dengan aplikasi Cantas antara lain adalah dengan mengunduh aplikasi tersebut, mendaftarkan data pribadi, mengonfirmasi akun, dan melakukan pembayaran tarif tol secara otomatis melalui aplikasi.
Sistem MLFF ini bekerja dengan cara membaca pelat nomor kendaraan di gerbang tol menggunakan kamera automatic number.
Uji coba MLFF telah dilakukan sejak Desember 2023 di Tol Mandara Bali dan ditargetkan dapat beroperasi penuh pada tahun 2029.
Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna jalan tol di Indonesia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply