Program Beasiswa S2 Kementerian Kominfo 2024: Pendaftaran dan Persyaratan

Beasiswa S2 Kementerian Kominfo
Ilustrasi (Getty Images)

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) membuka pendaftaran program beasiswa S2 kemitraan dalam negeri tahun anggaran 2024.

Program ini memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat dan daerah termasuk anggota TNI dan POLRI, serta masyarakat umum dari instansi swasta yang bergerak di sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau pelaku startup lokal untuk melanjutkan studi ke jenjang Magister.

Peserta program beasiswa ini dapat memilih untuk menempuh pendidikan di salah satu dari sepuluh Perguruan Tinggi yang menjalin kerja sama dengan Kementerian Kominfo.

Antara lain, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Hasanuddin, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Syiah Kuala. Dengan kesempatan studi di perguruan tinggi terkemuka ini.

Baca Juga: Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2024: Syarat dan Jadwalnya

Penerima beasiswa akan mendapatkan dukungan dana pendidikan berupa biaya SPP dan tunjangan buku.

Selain itu, biaya pendukung seperti biaya operasional bulanan, bantuan seminar, publikasi jurnal, serta biaya pendaftaran (jika ada) juga akan ditanggung oleh program beasiswa ini.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan akses peserta dalam menyelesaikan studi mereka tanpa harus terbebani oleh biaya-biaya tersebut.

Untuk dapat mengikuti program beasiswa ini, peserta harus memenuhi sejumlah syarat umum.

Mereka harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan batasan usia maksimal 35 tahun bagi masyarakat umum dan maksimal 37 tahun bagi PNS/TNI/POLRI.

Beasiswa ini tidak tersedia bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen. Selain itu, peserta juga harus memiliki pengalaman bekerja minimal 2 tahun saat melamar, serta menunjukkan bukti berupa Surat Keputusan CPNS/PNS/ dokumen serupa bagi PNS/TNI/POLRI dan surat keterangan kerja bagi pelamar umum.

Pelamar yang belum memiliki gelar Magister atau S2, serta tidak sedang mengikuti program pendidikan S2, dapat mengajukan diri untuk program beasiswa ini.

Mereka yang merupakan lulusan S1/DIV harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00 dari skala 4.00. Selain itu, peserta wajib melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, dosen pembimbing, atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas. Surat rekomendasi tersebut harus diterbitkan paling lama setahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran.

Selain itu, peserta juga harus mendapatkan izin dari pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan.

Kementerian Kominfo memberikan prioritas bagi pelamar yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi mitra Kominfo.

Proses pendaftaran dilakukan melalui laman resmi beasiswa Kementerian Kominfo dan mengikuti prosedur pendaftaran seleksi mahasiswa baru di perguruan tinggi mitra tersebut.

 

 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*