Legislator Jateng Dorong Generasi Muda Berperan Aktif dalam Politik dan Berkontribusi Dalam Penentuan Kebijakan Bangsa

Para Narasumber dan peserta acara ‘Dialog Parlemen DPRD Provinsi Jateng dengan Tema Menerjemahkan Perilaku Generasi Muda Selepas Pemilu 2024, Kamis 28 Maret 2024 di Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kamis (28/3/2024). (Foto: joss)

JoSS, SEMARANG – Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah, M. Saleh, mengungkapkan pentingnya peran generasi muda dalam partisipasi politik dan kontribusinya dalam menentukan arah kebijakan bangsa.

Menurutnya, generasi muda harus didorong untuk terlibat dalam proses politik, seperti mencalonkan diri sebagai calon legislatif (Caleg), yang dapat membantu mereka memahami pentingnya cinta tanah air dan kebangsaan.

“Kita perlu mendorong keterlibatan generasi muda dalam partisipasi politik yang arahnya dalam penentuan sebuah kebijakan. Contohnya banyak generasi muda yang mencoba maju menjadi Caleg, sehingga dari kegiatan tersebut menyadarkan dalam pentingnya kebangsaan cinta tanah air,” ujar M. Saleh, dalam Dialog Parlemen DPRD dengan tema ‘Menerjemahkan Perilaku Generasi Muda Selepas Pemilu 2024’, Kamis (28/3/2024).

Dialog ini diadakan oleh Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Tengah bersama Indonesia Next Leader (IDNL). Acara ini diharapkan dapat menjadi forum yang berkelanjutan untuk generasi muda dalam berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya Jawa Tengah.

Lebih lanjut, Saleh mengatakan bahwa generasi muda, yang sebagian besar terdiri dari generasi milenial dan gen Z, memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin di masa depan. Oleh karena itu, mereka harus dilibatkan dalam proses politik dan pembangunan bangsa.

Hadir sebagai pembicara lainnya, Dosen Ilmu Pemerintahan Undip Nur Hidayat Sardini, Ketua KPU Provinsi Jateng Handi Tri Ujiono, dan Pegiat Kepemudaan Jateng Naufal Ramadhan. Termasuk puluhan mahasiswa sebagai peserta dialog yang berasal dari berbagai Universitas terkemuka di Semarang.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, mengungkapkan bahwa masih terdapat beberapa masalah terkait penyelenggaraan Pemilu 2024, seperti surat suara yang hilang, golongan putih (golput), dan jumlah suara yang tidak sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Meskipun demikian, tingkat golput berhasil menurun dari pemilu sebelumnya.

“Kondisi-kondisi ini masih menjadi masalah dalam pelaksanaan Pemilu 2024, namun, tingkat golput menurun dari tahun pemilu,” ujarnya.

Sementara itu Naufal Ramadhan dari IDNL, mengungkapkan bahwa suara generasi muda tidak dapat dibeli dengan uang, karena mereka memiliki idealisme yang kuat. Generasi muda saat ini juga lebih kreatif daripada generasi sebelumnya, sehingga perlu diberikan perhatian khusus dalam menghasilkan inovasi-inovasi baru.

“Generasi muda juga diharapkan berani menagih janji sebagai hak yang sudah didapatkan dari hasil pemilu,” tuturnya.

Hal ini sejalan dengan pandangan Nur Hidayat, seorang akademisi dari Undip, yang menyatakan bahwa generasi muda saat ini cenderung mengikuti tren daripada nilai substansi suatu perspektif.

Zukruf Novandaya, Direktur Program and Community Development ID Next Leader Pusat, menambahkan bahwa dialog ini merupakan inisiasi dari ID Next Leader Jawa Tengah yang diharapkan dapat menjadi forum kolaborasi anak muda dalam berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya Jawa Tengah.

Dia menambahkan mengatakan ngobrol seputar isu atau diakronimkan ‘Ngopi’   ini merupakan sebuah inisiasi dari ID Next Leader Jawa Tengah diharapkan bisa menjadi forum yang berkelanjutan agar anak muda memiliki kepekaan terhadap permasalahan pembangunan daerah khususnya Jawa Tengah termasuk isu”nya.

“Kedepan harapannya forum ini dapat menjadi forum kolaborasi anak muda dalam berkontribusi dalam Pembangunan,” jelasnya.

Dia menambahkan ada beberapa event yang akan diadakan, yang tujuannya ada diskusi antara narasumber yang nanti dihadirkan dengan pemangku kebijakan dengan para tokoh lainnya, dengan para generasi muda, itu pemahaman secara general. (Adv/Anf)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*