Intermittent Fasting: Metode Efektif Menjaga Pola Makan Sehat dan Menurunkan Berat Badan

Ilustrasi Diet (Foto: happyveganfit via Pixabay)

INTERMITTENT fasting (IF) adalah salah satu metode diet yang semakin populer karena efektivitasnya dalam menjaga pola makan sehat dan menurunkan berat badan.

IF adalah pengaturan pola makan dengan cara berpuasa, yaitu menggunakan jeda waktu untuk mengonsumsi makanan. Umumnya, IF dilakukan dalam waktu 16 jam berpuasa dan 8 jam untuk mengkonsumsi makanan.

Perumpamaan ini seperti anda yang tidak terbiasa dengan sarapan pagi. Jadi, Anda berhenti mengkonsumsi makanan pada malam hari, lalu akan dilanjut pada jam makan siang. Namun, Anda tetap mengkonsumsi hidrasi dari air mineral atau teh dan kopi tanpa gula.

Intermittent fasting biasanya digunakan sebagai metode yang mudah untuk menurunkan berat badan ideal karena beberapa keunggulan berikut:

Menurut dokter gizi klinik Mitra Keluarga Bekasi Barat, dr. Hadi S. Muktisendjaja, Sp.GK, IF memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  1. Tidak perlu menyiapkan makanan khusus dengan harga mahal.
  2. Tetap dapat mengkombinasikan menu makanan.
  3. Dapat memotong kadar asupan karbohidrat dan gluten hingga 65%.

Selain membantu menjaga pola makan dan menurunkan berat badan, IF juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya: menurunkan kadar gula darah, menurunkan berat badan, menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol.

Tak hanya itu, manfaat lain adalah mengurangi rasa lapar yang terlalu sering, meningkatkan metabolisme sampai 14%, mengurangi ketergantungan pada makanan tinggi gula, mengurangi rasa cemas dan stres, dan dapat menghindari asupan makanan berlebihan.

Ada beberapa cara untuk menerapkan IF, di antaranya:

  1. Metode 16/8: Berpuasa selama 16 jam dan makan dalam jendela waktu 8 jam.
  2. Eat-stop-eat: Berpuasa selama 24 jam dalam satu hari, kemudian makan seperti biasa pada hari berikutnya.
  3. Alternate Day Fasting: Berpuasa selama 36 jam atau hampir dua hari, kemudian makan seperti biasa.
  4. Warrior Intermittent Fasting: Berpuasa selama 20 jam dan makan dalam jendela waktu 4 jam.

Meskipun IF dapat membantu Anda menjaga pola makan sehat dan menurunkan berat badan, tetaplah menjaga pola makan yang seimbang dan sehat. Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum memulai program diet puasa. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*