
JoSS, SEMARANG – Otoritas Bandara Ahmad Yani Semarang masih mengkaji perkiraan besaran pangsa pasar penerbangan langsung ke luar negeri melalui bandara ini. Rencana pembukaan rute penerbangan langsung internasional masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.
Untuk diketahui, Bandara Internasional Ahmad Yani sebelumnya memiliki rute penerbangan langsung internasional. Namun ditutup pada 2020 pada saat pandemi Covid-19 mewabah. Selanjutnya pada Agustus tahun lalu kembali dibuka penerbangan langsung Semarang-Madinah untuk melayani Jemaah umroh dan perjalanan wisata religi.
General Manajer Bandara Ahmad Yani Semarang Fajar Purwawidada menuturkan pihaknya diminta mengkaji pangsa pasar atau kebutuhan penerbangan langsung internasional bagi masyarakat Jawa Tengah.
“Kami diminta untuk mengkaji permintaan masyarakat di wilayah Semarang dan Jawa Tengah yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri melalui bandara ini,” katanya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (5/3/2024).
Menurut dia, komunikasi dengan maskapai penerbangan untuk membuka penerbangan langsung ke luar negeri melalui Bandara Semarang sudah dilakukan. Pihaknya masih menunggu kebijakan pemerintah pusat, kata dia, karena memang maskapai penerbangan yang melayani rute internasional masih terbatas.
“Kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan, memang titik masuknya belum dibuka,” jelas Fajar.
Ia menyebut jika permintaan pasarnya ada, maka dimungkinkan penerbangan internasional bisa kembali dibuka di Bandara Ahmad Yani. “Kalau demand ada dan itu riil, maka kalau dibuka penumpang ada,” katanya lagi.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng mencatat dari enam bandara yang tersebar di berbagai daerah di provinsi ini, hanya dua bandara yang melayani kedatangan dan keberangkatan penumpang, yakni Bandara Semarang dan Surakarta.
Kepala BPS Jateng Dadang Hardiwan mengatakan kedatangan penumpang melalui dua bandara tersebut selama Januari 2024 tercatat mencapai 122.636 orang. Dari jumlah tersebut, kata dia, terdapat 1.293 penumpang penerbangan internasional dengan tujuan Jeddah.
Penerbangan langsung ke Arab Saudi dari Bandara Surakarta itu, hanya untuk melayani jamaah umrah dengan jadwal keberangkatan setiap akhir pekan.
Adapun untuk kedatangan penumpang pesawat selama Januari 2024 tercatat mencapai 114.128 orang dengan penumpang yang merupakan jamaah umrah dari Jeddah sebanyak 1.057 orang.
Sebelumnya pada Agustus tahun lalu, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang resmi membuka penerbangan internasional. Penerbangan perdana internasional diawali dengan perjalanan ke Madinah, Arab Saudi. Penerbangan pertama yaitu untuk 212 jemaah umrah menggunakan maskapai Lion Air.
Dibukanya rute penerbangan Semarang menuju Madinah ini merupakan upaya memfasilitasi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya untuk melakukan ibadah umrah.
Penerbangan pertama dilakukan pada Selasa (1/8/2023) dengan penerbangan JT-52. Keberangkatan jemaah umrah selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2023. Kemudian penerbangan pulang umrah ke Tanah Air akan dilaksanakan pada 13 dan 16 Agustus 2023 mendatang.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan dibukanya rute penerbangan langsung itu untuk mempermudah akses warga Semarang Raya. Dengan penerbangan langsung Semarang ke Madinah akan mempercepat akses masyarakat.
“Jemaah umrah dan wisatawan dari Jawa Tengah dan sekitarnya akan memiliki pilihan penerbangan yang lebih mudah dan nyaman menuju kota suci Madinah. Tidak perlu lagi melakukan transit atau berganti pesawat di kota lain di Indonesia, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan cepat,” jelas Danang, dalam keterangan tertulisnya.(lna)

Leave a Reply