KPU RI Minta Masyarakat Tidak Percaya Hoaks Hasil Penghitungan Suara Pemilu Luar Negeri

Penampangan informasi hoaks penghitungan suara Pemilu 2024 di luar negeri. (Foto: Istimewa)

JoSS, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menegaskan, informasi hasil penghitungan suara Pemilu 2024 luar negeri yang beredar di masyarakat adalah hoaks. Karena, proses penghitungan suara Pemilu 2024 di luar negeri disamakan dengan di dalam negeri.

“Publikasi hasil penghitungan suara Pemilu Luar Negeri tersebut adalah tidak benar. Penghitungan suara pemilu yaitu pada tanggal 14-15 Februari 2024,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dalam keterangan persnya, Sabtu (10/2/2024).

Hasyim mengatakan, pemungutan suara Pemilu 2024 di luar negeri memang dilakukan lebih cepat. Namun, pada proses penghitungannya, mengikuti jadwal perhitungan suara di dalam negeri.

“Pemungutan suara di Luar Negeri (LN) dilaksanakan lebih awal (early voting) daripada di Dalam Negeri (DN) tiga metode. Pertama, metode TPS LN, Pos, KSK (Kotak Suara Keliling),” ucap Hasyim.

Oleh sebab itu, Hasyim meminta, masyarakat tidak termakan informasi hoaks soal hasil penghitungan suara di luar negeri. Karena, proses penghitungan surat suara luar negeri, belum dilakukan sama sekali.

“Dengan demikian, bila sudah ada publikasi hasil penghitungan suara LN sebelum 14 Februari 2024. Kami pastikan itu adalah tidak benar,” ujar Hasyim.

Diketahui, beredar sebuah poster hasil penghitungan suara Pilpres 2024 untuk tiga paslon capres-cawapres. Dalam poster tersebut, terlihat Capres-Cawapres 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menang telak di enam negara.

Anies-Muhaimin nampak unggul jauh dari Capres-Cawapres 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Tidak hanya itu, Capres-Cawapres 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD juga kalah telak dalam informasi tersebut.

Enam negara tersebut, yakni Jepang, Taiwan, Malaysia, Arab Saudi. Kemudian, Korea Selatan dan Singapura.

Sementara itu, sebanyak 57 ribu warga negara Indonesia (WNI) di Singapura melaksanakan pemilu pada Minggu (11/2/2024). Persiapan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, tempat berlangsungnya pemungutan suara, sudah rampung 99 persen pada H-1.

Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Singapura, Muhammad Nadhif Haryadipta, mengatakan total terdapat 60 TPS di negara tersebut. “Kami siap melayani para pemilih yang akan datang esok hari,” ujarnya, Sabtu (10/2/2024).

Nadhif menambahkan pihak PPLN akan melakukan gladi bersih dengan berbagai aspek dari para sukarelawan yang bekerja saat pemilihan. “Sehingga kami akan lebih siap melaksanakan pemilu,” katanya.

Menurut Nadhif, seluruh TPS akan dibuka mulai pukul 08:00 pagi dan ditutup pada pukul 18:00 waktu Singapura. Dia mengimbau para pemilih datang tepat waktu agar seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana.

“Bagi pemilih yang sudah kami kirimkan surat undangan dimohon datang sesuai dengan time-slotnya,” ujar Nadhif. Menurut dia, PPLN Singapura berkomitmen melayani seluruh WNI yang tinggal di Singapura sebaik-baiknya.

Berdasarkan pantauan RRI di KBRI Singapura, seluruh 60 TPS beserta seluruh perangkat dan alat pencoblosan sudah tampak tersedia. Setiap TPS berisi empat bilik suara, sehingga total tersedia 240 bilik suara yang akan digunakan 57 ribu pemilih. (lna)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*