
JoSS, SEMARANG – Program Studi Manajemen Universitas Wahid Hasyim Semarang (UNWAHAS) kembali menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dalam rangka optimalisasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Senin (8/1/2024)
Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan kelangsungan dan peningkatan kualitas program, serta mempererat kolaborasi dengan pihak eksternal ini melibatkan sejumlah mitra strategis.
Acara Monev MBKM ini dihadiri oleh mitra-mitra strategis seperti Setwan DPRD Jateng, PT Telkom, Politeknik Negeri Semarang, PT Amateur Indonesia, Sekolah Eksport, dan mitra lainnya.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan program dan mendukung pencapaian tujuan utama MBKM, yaitu mencetak lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi dalam dunia kerja.
Ketua Program Studi Manajemen Unwahas Dr. Ratih Pratiwi, S.Pd., M.Si., M.M., dalam sambutannya menyatakan kegembiraannya atas partisipasi mitra-mitra dalam kegiatan Monev ini. Kolaborasi dengan pihak eksternal dianggap penting untuk menjaga relevansi dan dampak positif MBKM terhadap mahasiswa.
“Kami senang dapat melibatkan mitra-mitra dalam kegiatan Monev ini agar dapat sama sama meninjau kesinambungan program yang sudah dijalankan,” jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan pihak eksternal sangat penting untuk memastikan MBKM terus relevan dan memberikan dampak positif bagi mahasiswa.
Dia berharap bahwa melalui Monev ini, sinergi antara UWHS dan mitra strategis dapat semakin diperkuat. “Kami berharap melalui Monev ini, kita dapat mencapai sinergi yang lebih kuat,” imbuhnya.
Acara ini juga menjadi wadah bagi mitra-mitra untuk berbagi pengalaman, best practices, serta merumuskan strategi bersama dalam mendukung pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di Program Studi Manajemen. Diharapkan kehadiran berbagai pemangku kepentingan dapat memberikan wawasan mendalam dan solusi konstruktif untuk kemajuan pendidikan di Tanah Air.
Melalui Monev ini, UWHS berharap Program MBKM dapat terus berkembang sesuai dengan dinamika kebutuhan pendidikan tinggi, serta memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. (lna)

Leave a Reply