Pemerintah Kabupaten Semarang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan

Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugroho saat meninjau lokasi calon pembangunan rumah sakit di bekas kawasan UPTD peternakan Mulyorejo, Desa Barukan, Tengaran, pada Rabu (17/1/2024).(foto: jatengprov.go.id)

JoSS, UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi warganya dengan merencanakan pembangunan rumah sakit di wilayah selatan yang masih minim fasilitas kesehatan, tepatnya di daerah Tengaran.

Rumah sakit ini akan melayani enam Kecamatan, yaitu Bancak, Susukan, Suruh, Tengaran, Kaliwungu, dan Pabelan.

“Bulan ini, kami akan menyediakan dana sebesar Rp1 miliar untuk studi kelayakan dan penyusunan rancangan teknis. Diharapkan pada tahun 2025 pembangunannya sudah dapat dimulai secara bertahap,” kata Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugroho saat meninjau lokasi calon pembangunan rumah sakit di bekas kawasan UPTD peternakan Mulyorejo, Desa Barukan, Tengaran, pada Rabu (17/1/2024).

Rencananya, rumah sakit ini akan menempati lahan seluas sekitar 3,5 hektar. Selain itu, juga akan dibangun pelayanan administrasi pemerintahan, agrowisata, dan bumi perkemahan di lahan seluas total sekitar 17 hektar. Pemerintah juga akan menyediakan transportasi umum dengan akses jalan selebar 12 meter untuk memudahkan akses ke lokasi.

“Kami akan membangun Green Hospital, dan kami harap wilayah ini akan menjadi semacam kota satelit yang ramai dengan berbagai fasilitas umum,” tegas bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Syaiful Nurhidayat, menjelaskan bahwa rasio kebutuhan ideal tempat tidur pelayanan di rumah sakit adalah 1,4 tempat tidur per seribu penduduk. Kabupaten Semarang membutuhkan 1.478 tempat tidur untuk melayani 1.056.986 penduduk.

“Saat ini, baru tersedia 797 tempat tidur di dua RSUD dan beberapa RS swasta. Jika diasumsikan 25 persen dari 328 ribu warga di enam kecamatan tersebut, maka minimal RS di Tengaran nantinya harus menyediakan 144 tempat tidur,” jelasnya.

Dia mengatakan akan membangun rumah sakit minimal tipe C, sesuai peraturan yang belaku. “Sesuai peraturan, rumah sakit yang akan dibangun minimal tipe C,” tambahnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*