
JoSS, SEMARANG – Mahasiswa Program Studi Manajemen Konsentrasi Manajemen Pemasaran kelas praktik kewirausahaan dari Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) melakukan kunjungan industri ke sejumlah industri di Bandungan yaitu Omah Tahu Sehat Asri Serasi, Taman Bunga Krisan dan Batik Shibori Bandungan.
Perjalanan yang penuh inspirasi dan memberikan pengalaman berharga ini digelar di Sawah Gede Bandungan Semarang, pada Sabtu (6/1/2024)
Kepala Program Studi Manajemen FEB Unwahas, Dr. Ratih Pratiwi, S.Pd., M.Si.,M.M, mengungkapkan tujuan kegiatan ini untuk memberikan gambaran nyata bagi mahasiswa tentang dunia usaha.
“Kegiatan ini dirancang agar mahasiswa mendapatkan pencerahan supaya tidak hanya mendapatkan keilmuan dalam segi praktik kewiraushaan saja tetapi sekaligus mengantarkan pemikiran mereka tentang dunia nyata dalam wirausaha,” kata Dr Ratih yang juga merupakan dosen pengampu mata kuliah praktik kewirausahaan.
Saat mengunjungi Omah Tahu Sehat Asri Serasi, mahasiswa belajar mengenai sejarah dan proses pembuatan tahu dengan Ibu Subiati, pemilik Omah Tahu Serasi. Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan tahu, mulai dari persiapan hingga packaging.
Kehadiran mahasiswa pun dihargai dengan kesempatan mencicipi langsung tahu asri serasi dan susu kedelai produksi Omah Tahu Sehat Asri Serasi. Di Taman Bunga Krisan, mahasiswa mempelajari budidaya dan pembibitan bunga krisan, melihat langkah-langkah panen, dan merasakan atmosfer yang begitu berbeda.
Sementara di workshop Batik Shibori, mereka mendalami sejarah dan proses pembuatan motif batik shibori bersama Ibu Rubiati, pencetus batik shibori. Mahasiswa bahkan diberi kesempatan untuk mencoba langsung membuat batik shibori.
Salah satu peserta kunjungan industri, Fitria, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan pengalaman berharga dan sangat memberikan pemahaman yang mendalam di dalam wirausaha. “ Kegiatan ini merupakan pengalaman berharga bagi kami, Kunjungan Omah Tahu Sehat Asri Serasi memberikan pemahaman mendalam tentang proses produksi tahu dan pentingnya inovasi dalam bisnis kuliner. Di Taman Bunga Krisan, kami melihat bagaimana keberlanjutan dan budidaya bunga dapat memberikan inspirasi untuk pengembangan usaha. Sementara di Batik Shibori, kami tidak hanya belajar sejarah berdirinya, tetapi juga merasakan langsung proses kreatif pembuatan batik,” jelasnya.
Tak lupa dia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu mewujudkan pengalaman berharga ini. “Kunjungan industri ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam dalam dunia kewirausahaan, tetapi juga menggugah pemikiran mahasiswa tentang realitas di balik usaha,” tuturnya.
Diharapkan bahwa pengalaman ini akan memperkaya pengetahuan dan semangat kewirausahaan mahasiswa, acara ini sukses melampaui sekadar kunjungan industri biasa. (lna)

Leave a Reply