
JoSS, SEMARANG – Sejumlah perjalanan kereta api di Daop 4 Semarang dan Daop 5 Purwokerto alami keterlambatan akibat KA Pandalungan anjlok di Stasiun Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (14/1/2024).
PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang, Jawa Tengah, mencatat perjalanan tiga KA mengalami keterlambatan akibat peristiwa tersebut.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo di Semarang, Jateng, Minggu, mengatakan keterlambatan KA masuk ke wilayah Semarang itu berkisar antara 80 hingga 197 menit.
Ketiga KA yang mengalami keterlambatan adalah KA Jayabaya relasi Surabaya-Semarang-Jakarta mengalami keterlambatan 197 menit.
KA Pandalungan relasi Jember-Surabaya-Semarang-Jakarta mengalami keterlambatan 122 menit serta KA Brawijaya relasi Malang-Semarang-Jakarta yang terlambat 80 menit.
Ia menyebut total terdapat 305 penumpang di ketiga kereta tersebut yang terkendala keberangkatannya di Stasiun Semarang Tawang.
“Kami meminta maaf kepada pelanggan atas keterlambatan tersebut dan berupaya agar perjalanan KA dapat segera normal,” katanya, seperti dikutip dari Antara.
Ia menuturkan kompensasi berupa pemberian air mineral, makanan ringan, hingga berat telah diberikan kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan.
Selain itu, lanjut dia, kepada pelanggan yang membatalkan keberangkatannya maka biaya pembelian tiket akan dikembalikan 100 persen.
Sementara itu Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Feni Novida Saragih mengatakan perjalanan sejumlah KA lintas selatan Jawa mengalami keterlambatan akibat KA 75A Pandalungan relasi Gambir-Surabaya-Jember anjlok di Stasiun Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
“Sejumlah KA lintas selatan Jawa diprediksi mengalami keterlambatan saat tiba di stasiun tujuan termasuk stasiun-stasiun di wilayah KAI Purwokerto,” kata Feni di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu.
Dia mengatakan beberapa kereta api yang diprediksi mengalami keterlambatan di antaranya KA 115 Ranggajati relasi Jember-Surabayagubeng-Purwokerto-Cirebon dan KA 211 Logawa relasi Jember-Surabayagubeng-Purwokerto.
Menurut dia, hingga saat ini masih dilakukan evakuasi dan normalisasi jalur KA di emplasemen Stasiun Tanggulangin, sehingga jalur di lokasi kejadian untuk sementara waktu belum bisa dilalui kereta api.
“Jalur yang terganggu akibat kejadian ini adalah jalur dari Surabaya menuju Malang dan Surabaya menuju Jember,” katanya.
Oleh karena itu, kata dia, KAI melakukan perubahan pola operasi kereta api dari lintas Bangil memutar melalui Malang dan Kertosono maupun sebaliknya.
Menurut dia, KAI berupaya secepatnya mengevakuasi rangkaian kereta api dan segera melakukan perbaikan jalur rel di lokasi kejadian.
“Kami atas nama PT KAI (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan perjalanan kereta api akibat adanya kejadian KA 75A Pandalungan relasi Gambir-Surabaya-Jember yang anjlok di emplasemen Stasiun Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (14/1), pukul 07.57 WIB,” kata Feni. (lna)

Leave a Reply