Wilayah Jateng Berpotensi Hujan Ringan Hingga Sedang pada Malam Tahun Baru

ilustrasi: Cuaca ekstrem, contohnya hujan lebat dan angin kencang. (foto: radarbogor.com)

JoSS, CILACAP – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jawa Tengah (Jateng), terutama bagian selatan dan pegunungan tengah, berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang pada malam pergantian tahun.

Menurut Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, data curah hujan yang terpantau menunjukkan bahwa setelah tanggal 25 Desember 2023, beberapa wilayah di Jateng selatan dan pegunungan tengah mulai diguyur hujan kembali setelah sebelumnya tidak ada hujan selama lebih dari satu dasarian.

“Berdasarkan data curah hujan yang terpantau di pos penakar hujan, selepas tanggal 25 Desember 2023 beberapa wilayah di Jateng selatan dan pegunungan tengah mulai diguyur hujan kembali setelah sempat tidak ada hujan selama satu dasarian lebih,” katanya, Kamis (28/12/2023) seperti dikutip dari Antara.

Wardoyo menjelaskan bahwa meskipun hujan telah turun, intensitasnya masih tergolong ringan secara umum. Hanya beberapa lokasi yang mengalami hujan lebat, seperti di sekitar Kecamatan Cimanggu dan Karangpucung, Kabupaten Cilacap. Untuk Kabupaten Banjarnegara, dalam tiga hari terakhir lebih sering turun hujan dengan intensitas ringan.

“Sementara di wilayah Kabupaten Banjarnegara dalam tiga hari terakhir lebih sering turun hujan dengan intensitas ringan,” katanya.

Dalam satu pekan ke depan, BMKG memperkirakan masih akan terjadi hujan dengan kecenderungan semakin merata, terutama pada sore hingga malam hari. Hal ini didukung oleh aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial yang diprakirakan aktif di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

Gelombang atmosfer Kelvin juga diprakirakan aktif di sejumlah wilayah, mendukung potensi pertumbuhan awan hujan.

“Selain itu gelombang atmosfer Kelvin juga aktif di Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua, hingga sepekan ke depan. Faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut dalam sepekan ke depan,” ujarnya.

Wardoyo mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor yang dapat dipicu oleh hujan tersebut.

“Oleh karena itu pada malam pergantian tahun atau Minggu (31/12/2023) malam ada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kami akan segera informasikan kepada masyarakat jika ada perkembangan lebih lanjut,” katanya.

BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan memberikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat jika ada perubahan kondisi cuaca yang signifikan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*