Viral Embun Es Muncul di Dieng Padahal Musim Hujan

Fenomena embun upas yang kerap muncul di Dieng (Foto: Instagram/@adt_wb)

DATARAN Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menyuguhkan keunikan alamnya dengan munculnya fenomena embun upas pada bulan Desember. Biasanya, embun upas dikenal muncul saat musim kemarau, namun kali ini tampil pada musim penghujan, menyulut keheranan dan ketertarikan masyarakat.

Kejadian tersebut menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah akun Instagram @aryadidarwanto mengunggah momen tersebut. Pada Rabu, 13 Desember 2023, suhu tercatat minus 0,77°C pada pukul 04.51 WIB. Menariknya, ini adalah kemunculan embun es yang ke-47 di tahun 2023, menciptakan pemandangan yang luar biasa.

“Embun es di musim penghujan. Agak aneh ya., biasanya embun es muncul di musim kemarau. Tapi pagi ini embun es muncul di Dieng, 13 Desember 2023. suhu minimum yang tercatat di aplikasi Cuaca Dieng minus 0,77’C pada pukul 04.51 WIB. Memang cuaca dari sore hari kemarin sudah dingin. 2 hari ini juga cuaca Dieng cerah. Embun es ini pagi inimerupakan kemunculan embun es yang ke-47 di tahun 2023. Terima kasih untuk Mas @brentsastro telah mengabadikan momen ini.,” tulis akun @aryadidarwanto, Rabu (13/12/2023).

Menyikapi fenomena ini, Yoga Sambodo, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, menjelaskan bahwa embun upas pada bulan Desember bukanlah hal yang luar biasa. Meskipun umumnya muncul pada musim kemarau, kondisi cuaca saat ini dipengaruhi oleh El Nino Moderat, membuat musim hujan sedikit lebih kering.

“Fenomena ini bukanlah kejadian luar biasa dan umumnya terjadi di musim kemarau. Namun, untuk bulan Desember ini bisa terjadi dikarenakan faktor pengaruh El Nino Moderat, yang menyebabkan kondisi di musim hujan tahun ini menjadi sedikit lebih kering,” jelas Yoga.

Embun upas yang muncul di Dieng menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, terutama mereka yang menyukai petualangan di dataran tinggi. Yoga memberikan imbauan kepada para pengunjung untuk mempersiapkan diri dengan pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca setempat.

“Pakai jaket tebal atau mantel, sarung tangan, kaus kaki, dan sepatu agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan selama berwisata karena sewaktu-waktu suhu udara di kawasan Dieng berada di bawah 0 derajat Celsius,” jelasnya.

Fenomena alam ini tak hanya menjadi keajaiban alam yang mengagumkan tetapi juga menjadi magnet wisata yang mengundang para pencinta alam dan petualang untuk menyaksikan langsung keindahan embun upas di Dataran Tinggi Dieng. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*