
JoSS, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperingati Hari Bela Negara dengan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan yang mungkin terjadi di sekitar mereka.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah, Haerudin, menekankan pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi gangguan di tengah perayaan Natal dan tahun baru. Ia mengingatkan masyarakat untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Kita harus waspada terhadap potensi gangguan, terutama dengan menghadapi Natal dan tahun baru. Salah satunya adalah potensi tindakan terorisme, seperti yang terjadi dengan penangkapan sembilan orang terduga teroris beberapa waktu lalu,” ujar Haerudin, seperti dikutip dari jatengprov.go.id.
Haerudin juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap kehadiran orang yang tidak dikenal di lingkungan mereka. Ia menekankan pentingnya untuk bertanya dan memastikan maksud serta tujuan kedatangan mereka.
Meski mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan, Haerudin juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu takut atau khawatir. Ia menekankan bahwa semua pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, telah bekerja sama untuk menjaga keamanan.
“Jadi, kita tetap waspada, tapi tidak perlu khawatir. Semua pihak telah melakukan langkah-langkah pengamanan yang diperlukan,” tambahnya.
Dalam momen Hari Bela Negara ini, Haerudin juga menekankan bahwa bela negara tidak hanya terwujud dalam tindakan fisik, tetapi juga dalam tindakan sehari-hari yang positif. Ia mengajak masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik, taat pada aturan, dan mencintai Indonesia.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, juga menyampaikan pesan serupa. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berupaya membela negara sesuai dengan tugas dan peran masing-masing, dengan harapan agar Indonesia dapat menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera.
“Kita harus menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan memiliki potensi untuk menjadi lebih maju. Semoga pada tahun 2045, Indonesia dapat masuk dalam lima besar ekonomi terbaik di dunia,” tuturnya. (lna)

Leave a Reply