Tips Menjaga Kesehatan Anak di Musim Pancaroba, Cegah Demam dengan Langkah-Langkah Ini

Demam pada anak adalah hal yang wajar. Namun wajib waspada jika anak terlalu sering demam.( foto: iStock/Kong Ding Chek)

MUSIM pancaroba di Indonesia seringkali menyebabkan anak-anak rentan terserang demam. Istilah pancaroba mengacu pada masa peralihan dari musim hujan ke musim panas, atau sebaliknya.

Pada masa ini terjadi perubahan suhu ekstrem yang dapat memengaruhi imun tubuh. Hal ini  meningkatkan risiko penyakit seperti batuk pilek, ISPA, demam berdarah, dan demam tifoid. Bagi orangtua, menjaga kesehatan anak di masa ini menjadi prioritas utama.

Perubahan suhu yang ekstrem pada musim pancaroba memang tidak dapat dihindari tetapi Anda bisa mencegah anak terserang demam lewat meningkatan daya tahan tubuhnya. Caranya adalah dengan memberikan nutrisi yang baik, olahraga, dan melakukan kebiasaan yang baik .

Memberikan anak makanan yang bernutrisi akan meningkatkan daya tahan tubuhnya tetap prima. Pastikan makanan yang Anda berikan mengandung karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Anda bisa mendapatkannya dari daging ayam atau sapi, ikan, telur, susu, sayuran, buah-buahan, hingga kacang-kacangan.

Anda juga bisa mengajak anak jogging pada pagi atau sore hari. Berolahraga juga akan membuat daya tahan tubuhnya tetap kuat. Istirahat yang cukup juga perlu agar anak tetap sehat.

Mengajarkan anak kebiasaan baik seperti cuci tangan sebelum makan juga dapat mencegah anak terserang demam selama musim pancaroba. Mencuci tangan akan meminimalisir anak terinfeksi virus dan bakteri.

Tetap waspada dan bawa anak ke dokter jika:

  1. Suhu tubuh anak lebih dari 38 derajat Celsius.
  2. Demam berlangsung selama 3 hari atau lebih (lebih dari 24 jam untuk anak di bawah 2 tahun).
  3. Anak mengalami gejala tambahan seperti sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit telinga, atau timbul ruam.
  4. Terjadi kejang atau anak menjadi rewel dan tidak responsif.

Melalui langkah-langkah ini, orangtua dapat proaktif dalam menjaga kesehatan anak di musim pancaroba, mengurangi risiko demam, dan memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap berbagai penyakit yang muncul selama periode ini. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*