Sumarno Ajak ASN Jateng Mantapkan Komitmen Netralitas Menuju Pemilu 2024

Sekda Prov Jateng, Sumarno (tengah) dalam dialog interaktif di Studio TVRI Semarang pada Rabu (15/11/2023). (Foto: jatengprov.go.id)

JoSS, SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Tengah untuk meneguhkan komitmen menjaga netralitas dalam Pemilihan Umum 2024.

Pernyataan ini disampaikan Sumarno dalam dialog interaktif di Studio TVRI Semarang pada Rabu malam, 15 November 2023.

Sumarno menekankan urgensi agar ASN saling mengingatkan, mengingat tidak semua dari mereka sepenuhnya memahami konsep netralitas. Dalam upaya mewujudkan Pemilu 2024 sebagai pesta demokrasi yang berkualitas, Sumarno menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia mengingatkan bahwa kesuksesan pemilu adalah tanggung jawab bersama, termasuk netralitas ASN.

Pada Pemilu 2019, Bawaslu Jawa Tengah mendapati sekitar 30 kasus ketidaknetralan ASN. Bentuk ketidaknetralan tersebut melibatkan aktivitas di media sosial seperti memberikan like, komentar, dan membagikan tautan terkait pasangan calon presiden atau calon legislatif.

“PR kita bersama adalah mempelajari apa saja yang dianggap tidak netral,” ungkap Sumarno, menyoroti pentingnya pemahaman ASN terhadap aturan netralitas.

Sumarno menjelaskan bahwa Pemprov Jawa Tengah terus melakukan berbagai upaya untuk mencegah ketidaknetralan ASN, termasuk pengarahan, ikrar netralitas ASN, dan saling mengingatkan antar ASN.

Menyikapi hal ini, Anggota Bawaslu Jateng, Sosiawan, mengungkapkan bahwa sebagian besar laporan ketidaknetralan ASN pada pemilu 2019 berasal dari sesama ASN. Ini mencerminkan adanya kesadaran untuk menjaga profesionalitas, integritas, marwah, dan harga diri sebagai anggota Korpri.

Sosiawan menambahkan bahwa ketidaknetralan ASN masuk dalam indeks kerawanan pemilu di Indonesia, bersama dengan isu politik uang, berita hoaks, dan politik identitas. Meskipun Jawa Tengah tidak masuk dalam 10 besar indeks kerawanan pemilu terkait ketidaknetralan ASN, Bawaslu tetap waspada.

“Kita harus tetap waspada karena netralitas ASN menjadi salah satu indeks kerawanan pemilu di Indonesia,” tegas Sosiawan.

Ia menjelaskan bahwa indikasi ketidaknetralan ASN dapat disebabkan oleh kurang pemahaman, tekanan dari atasan atau pihak tertentu, dan adanya kepentingan tertentu. Dengan adanya peringatan ini, diharapkan ASN di Jawa Tengah semakin mantap dalam memegang komitmen netralitasnya menuju Pemilu 2024. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*