PVMBG Imbau Masyarakat di Sekitar Gunung Slamet Tak Terpengaruh Hoaks Aktivitas Vulkanik

Gunung Slamet mengalami peningkatan status menjadi level 2 pada, Kamis (19/10/2023). (Foto/SINDOnews)

JoSS, PURWOKERTO – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Slamet, Jawa Tengah, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh hoaks yang berkaitan dengan aktivitas vulkanik gunung terbesar di Pulau Jawa.

Menurut Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet PVMBG, Muhammad Rusdi, hingga saat ini, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Slamet masih berada pada Level II atau Waspada. Aktivitas vulkanik Gunung Slamet, yang berlokasi di wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes, masih berfluktuasi.

“Hingga saat ini, tingkat aktivitas vulkanik Gunung Slamet masih Level II atau Waspada,” kata Rusdi  seperti dikutip dari Antara, Minggu (5/11/2023).

Muhammad Rusdi menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatan visual yang dilakukan dari Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Pemalang, selama 24 jam pada Rabu (1/11), gunung tersebut masih terlihat dengan jelas, meskipun ada kabut di sekitar puncaknya.

“Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi sekitar 100-200 meter di atas puncak kawah,” ujarnya.

Dari sisi kegempaan, tremor menerus atau microtremor juga tercatat dengan amplitudo berkisar antara 0,5 hingga 5 milimeter, dengan amplitudo dominan sekitar 1,5 milimeter. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Slamet masih berlangsung.

PVMBG saat ini masih merekomendasikan agar masyarakat dan wisatawan tidak berada atau beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah puncak Gunung Slamet.

Muhammad Rusdi juga menekankan pentingnya masyarakat tidak terpengaruh oleh berbagai isu atau hoaks yang berkaitan dengan aktivitas Gunung Slamet yang saat ini masih berada pada Level II atau Waspada. Belakangan ini, di media sosial sering muncul foto-foto aktivitas vulkanik Gunung Slamet yang sebenarnya merupakan kejadian dari tahun 2014 saat gunung tersebut berstatus Siaga (Level III), namun disebut-sebut sebagai kejadian terkini.

Untuk informasi terkini mengenai Gunung Slamet, masyarakat dapat menghubungi Pos PGA Slamet atau mengakses media sosial resmi PVMBG melalui laman https://linktr.ee/PVMBG, atau menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Jika masyarakat membutuhkan informasi terkini mengenai Gunung Slamet, silakan menghubungi kami di Pos PGA Slamet atau mengakses media sosial resmi PVMBG dengan membuka laman https://linktr.ee/PVMBG dan bisa juga menghubungi BPBD setempat,” katanya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*