Pemerintah Jateng Ajak Media Pencipta Pemilu Bermartabat melalui Anugerah KPID

Sekda Provinsi Jateng, Sumarno, pada acara Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng 2023 di Studio TVRI Semarang, Jumat (17/11/2023) malam. (foto: jatengprov.go.id)

JoSS, SEMARANG  – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng media penyiaran untuk berperan aktif dalam menciptakan Pemilu 2024 yang bermartabat.

Upaya ini dilakukan dengan mengajak media untuk menayangkan program-program edukatif dan memberikan informasi yang akurat, sehingga masyarakat dapat menjadi pemilih yang cerdas dan tidak mudah terprovokasi.

“Sangat kami apresiasi kepada insan media yang telah taat aturan dan berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno, pada acara Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng 2023 di Studio TVRI Semarang, Jumat malam.

Dalam tema “Siaran Sehat Untuk Pemilu Bermartabat” yang diusung dalam acara tersebut, Sumarno menekankan peran penting media massa atau lembaga penyiaran dalam memberikan informasi yang benar dan menjaga kondusivitas di Jateng, dengan harapan Pemilu 2024 dapat berjalan lancar.

Sumarno menyatakan, di tengah maraknya informasi hoaks di media sosial, media massa harus menjadi penyeimbang dan penetral informasi yang tidak benar. Salah satu caranya adalah melalui program-program yang edukatif, informatif, dan menghibur.

“Media massa  harus menjadi penyeimbang dan penetral berbagai informasi yang tidak benar. Yaitu dengan cara menyuguhkan program-program yang mengedukasi masyarakat, memberikan informasi yang benar, serta menghibur,” jelasnya.

Dengan penganugerahan dari KPID, Sumarno berharap media penyiaran di Jateng semakin termotivasi untuk menyajikan tayangan yang lebih berkualitas.

Ketua KPID Jateng, Aulia Assyahaddin, mengungkapkan bahwa jumlah peserta Anugerah KPID Jateng 2023 mencapai sekitar 200 peserta, menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya 186 peserta.

Aulia menekankan pentingnya menjaga netralitas, kemandirian, serta nilai-nilai kebhinekaan dan Pancasila oleh lembaga penyiaran di Jateng, terutama dalam tahun politik ini. Penganugerahan melibatkan berbagai kategori, mulai dari iklan layanan masyarakat hingga presenter dan penyiar terbaik, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi positif media penyiaran dalam masyarakat.

Dalam penganugerahan ini,  kategori yang dilombakan antara lain, kategori iklan layanan masyarakat untuk radio dan televisi terbaik, kategori program anak radio dan televisi terbaik, feature radio dan televisi terbaik, talkshow radio dan televisi terbaik,  presenter televisi pria dan wanita terbaik, serta penyiar televisi pria dan wanita terbaik.

Selain itu, kategori lembaga penyiaran publik lokal radio terbaik, lembaga penyiaran komunitas radio terbaik, kategori televisi lokal terbaik, kategori kembaga penyiaran swasta radio terbak, program siaran lokal televisi sistem stasiun jaringan terbaik, kategori media pendidikan politik dan demokrasi, lembaga pendidikan peduli penyiaran, serta kepala daerah peduli penyiaran. (lna)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*