Batang Alokasikan Rp8 Miliar Untuk Penyertaan Modal di 3 BUMD, Berikut Rinciannya

Kepala Bagian Perekonomian Setda Batang, Suwanto. (foto: batangkab.go.id)

JoSS, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar pada 2024 yang akan diberikan kepada 3 badan usaha milik daerah (BUMD). Di antaranta Bank Perkreditan Rakyat Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (BPR Bapera) Kabupaten Batang yang akan menerima penyertaan modal sebesar Rp1,5 miliar dari Pemerintah Kabupaten Batang pada tahun 2024.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Batang, Suwanto mengatakan penyertaan modal tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan diharapkan akan menjadi dorongan bagi pertumbuhan perusahaan.

Dia menjelaskan bahwa penyertaan modal tidak hanya diberikan kepada BPR Bapera, melainkan juga kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng dan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Batang.

Untuk Bank Jateng akan menerima suntikan modal sebesar Rp5 miliar, sementara PUDAM menerima Rp1,5 miliar, sehingga total Rp8 miliar.

“Bank BPD Jateng akan mendapatkan penyertaan modal sebesar Rp5 miliar, sementara PUDAM Sendang Kamulyan akan menerima Rp1,5 miliar,” jelas Suwanto.

Lebih lanjut dia menjelaskan penyertaan modal ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Batang untuk mendukung perkembangan sektor keuangan dan pengelolaan air minum di daerah tersebut.

Suwanto juga menyampaikan bahwa pada tahun 2023, Bank BPD Jateng telah menerima penyertaan modal sebesar Rp5 miliar, PUDAM Sendang Kamulyan sebesar Rp1 miliar, dan Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha sebesar Rp1,2 miliar.

“Penyertaan modal memiliki peran penting karena dapat digunakan untuk pengembangan usaha. Sebagai contoh, Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha menggunakan dana sebesar Rp1,2 miliar untuk pengembangan usaha di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Batang menjadikan penyertaan modal sebagai instrumen untuk mendukung pertumbuhan dan pembangunan di sektor-sektor vital. Dana tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal serta memajukan infrastruktur dan keberlanjutan usaha di Kabupaten Batang. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*