3 Pabrik di KIT Batang Akan Beroperasi 2024, Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal Sudah Dimulai

Direktur Kelembangaan dan Humas KIT Batang, M Fakhrur Rozi saat Media Tour yang digelar di Rumah Susun Tower 2 KIT Batang, Kabupaten Batang, Jumat (17/11/2023). (foto: batangkab.go.id)

JoSS, BATANG – Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang memastikan tiga pabrik yang sedang dalam tahap pembangunan ini memulai operasinya pada awal tahun depan.

Salah satu perusahaan, Yih Quan Footwear Indonesia, bahkan telah melakukan rekrutmen tenaga kerja lokal untuk pabrik pembuatan sepatu milik investor asal Taiwan.

Direktur Kelembangaan dan Humas KIT Batang, M Fakhrur Rozi, menjelaskan bahwa tiga perusahaan yang akan beroperasi pada tahun depan antara lain Yih Quan Footwear Indonesia (pabrik sepatu), KCC Glas (produsen kaca), dan Samator Indo Gas (produsen gas industri).

“Prioritas tenaga kerja untuk pabrik-pabrik di KIT Batang adalah warga lokal, terutama dari desa penyangga,” ungkapnya, dikutip dari batangkab.go.id.

Fakhrur Rozi menambahkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dalam sektor industri, KIT Batang telah bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Pemerintah Kabupaten Batang dalam menyelenggarakan pelatihan keterampilan.

Pelatihan ini disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan yang beroperasi di KIT Batang, dengan fokus tidak hanya pada produksi tetapi juga pada tingkat manajemen.

“Pelatihan di bidang komputer juga diberikan untuk menghasilkan tenaga kerja yang menguasai bidang IT,” jelasnya.

Fakhrur Rozi menekankan bahwa setelah pabrik-pabrik tersebut beroperasi, kebutuhan tenaga kerja akan meningkat, mencapai ribuan orang.

Oleh karena itu, penting bagi calon pekerja yang tertarik bekerja di KIT Batang untuk mengikuti pelatihan keterampilan terlebih dahulu.

Sementara itu, KIT Batang telah mulai menyerap tenaga kerja lokal sejak November 2023 dengan merekrut sekitar 250 pekerja. Tenaga kerja ini berasal dari wilayah sekitar KIT Batang, seperti Desa Kedawung, Ketanggan, Sawangan, dan Plelen.

“Perekrutan tenaga lokal dilakukan oleh Yih Quan Footwear, tenant besar di KIT Batang. Ini membuktikan bahwa memiliki kemampuan tertentu dapat membuka peluang untuk bekerja di KIT Batang,” tuturnya.

Fakhrur Rozi menambahkan bahwa pelatihan keterampilan terus diberikan untuk meningkatkan kompetensi tenaga lokal melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Batang perlu bersiap menghadapi peningkatan signifikan kebutuhan tenaga kerja dalam lima tahun ke depan, dan persiapan pada sektor wisata dan berwirausaha juga sangat diperlukan.

“Tenaga kerja lokal kalau tidak dipersiapkan mulai sekarang pada lima tahun ke depan di KIT Batang akan membutuhkan sekitar 100.000 tenaga kerja. Karena setelah rekontruksi atau pembangunan selesai tahun 2024 rencananya sudah ada yang beroperasi seperti KCC Glass, Rumah Keramik Indonesia, dan Yih Quan Footwear,” terangnya, pungkasnya.(lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*