Wapres Ma’ruf Amin Serukan Gencatan Senjata dan Perdamaian Israel – Palestina di Konferensi AALCO

Ma'ruf Amin Israel Palestina
Wapres menghadiri 61st Annual Session of Asian African Legal Consultative Organization (AALCO), di Bali Nusa Dua Convention Center, Benoa, Kabupaten Badung, Bali (16/10/2023).(wapresri.go.id)

JoSS, BALI – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyampaikan pesan penting dalam Konferensi Asian-African Legal Consultative Organization (AALCO) ke-61, yang berlangsung di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Salah satu isu utama yang dibahas dalam konferensi tersebut adalah konflik Israel dan Palestina.

Wapres Ma’ruf Amin menegaskan bahwa isu Palestina merupakan perhatian bersama negara-negara Asia dan Afrika. Dalam konferensi pers pada Senin (16/10), ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap konflik yang telah menelan banyak korban.

“Saat ini, sekitar empat ribu orang telah tewas dalam konflik tersebut, dan perang harus segera dihentikan,” ujar Wapres Ma’ruf.

Ia juga menekankan pentingnya kembali pada kesepakatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menyelesaikan konflik di kedua negara tersebut.

Baca Juga: Yakinkan Investor RRT Berinvestasi di IKN, Jokowi: Investasi ke Indonesia Cepat, Tepat

“Kami ingin membangun perdamaian, bukan hanya di Asia-Afrika, tetapi juga di seluruh dunia,” tambahnya. Wapres Ma’ruf mendukung usaha untuk mencapai kesepakatan PBB mengenai penyelesaian dua negara sebagai langkah yang harus terus ditempuh.

Sementara itu, militer Israel mengumumkan gencatan senjata selama lima jam di wilayah selatan Jalur Gaza pada Senin (16/10). Gencatan senjata ini bertujuan untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dan memberikan koridor aman bagi warga Gaza yang ingin meninggalkan daerah tersebut.

Gencatan senjata ini diberlakukan mulai pukul 09.00 pagi waktu setempat setelah kesepakatan dari kedua pihak yang terlibat dalam konflik. Namun, laporan Al Arabiya TV menyebutkan bahwa militer Israel masih terus melancarkan serangan ke Gaza meskipun adanya gencatan senjata.

Gencatan senjata akan berlaku mulai pukul 09.00 pagi waktu setempat. Pihak-pihak yang berkonflik sejauh ini sepakat melakukan gencatan senjata ini, demikian dikutip dari kantor berita Rusia, TASS.

Al Arabiya TV menunjukkan setidaknya 100 truk berisi bantuan telah tiba di titik persimpangan Rafah, perbatasan Gaza dengan Mesir. Ratusan truk itu menunggu jalur aman didirikan.

Konflik antara Israel dan Palestina telah berkecamuk selama beberapa waktu, dengan Hamas sebagai kelompok militan di Palestina dan Israel terlibat dalam serangkaian pertempuran. Lebih dari 2.700 warga Palestina tewas dan ribuan lainnya luka-luka, sementara di pihak Israel, sekitar 1.500 warga tewas dan ribuan lainnya luka-luka dalam konflik tersebut. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*