
JoSS, AMERIKA SERIKAT – Pelaku penembakan massal di Lewiston, Maine, Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Robert Card, ditemukan tewas setelah menjadi buron selama dua hari terakhir. Beberapa sumber memberitahu CNN bahwa Card ditemukan tanpa tanda kehidupan di daerah hutan dekat Lisbon, yang berjarak sekitar 8 mil dari Lewiston.
Tersangka diduga meninggal akibat tembakan yang ia lakukan pada dirinya sendiri. Sheriff Androscoggin County mengonfirmasi pada Jumat (27/10) malam bahwa Card telah ditemukan tewas, tetapi belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.
Aksi penembakan massal di Lewiston terjadi pada Rabu (25/10) malam waktu setempat dan mengakibatkan kematian 18 orang serta melukai 13 lainnya. Sekitar 50 hingga 60 orang mengalami luka-luka. Belum diketahui berapa pastinya orang yang terluka akibat tembakan, menurut seorang sumber kepada CNN, dikutip Sabtu (28/10/2023). Angka ini disebut masih akan terus berubah.
Menurut surat kabar The Sun Journal, penembakan itu terjadi di sejumlah lokasi, yakni Sparetime Recreation, area bowling di Mollison Way, serta di Schemengees Bar & Grille Restaurant di Lincoln Street.
Tersangka penembakan, Robert Card, adalah seorang tentara cadangan Angkatan Darat Amerika Serikat yang juga seorang instruktur senjata api bersertifikat. Selama dua hari pencarian, pihak berwenang melakukan upaya pencarian terhadap Card melalui darat, udara, dan air, karena Card diketahui membawa senjata berbahaya.
Selama pencarian, otoritas menemukan sebuah catatan yang ditinggalkan oleh Card di sekitar mobilnya, yang ditemukan sekitar 8 mil dari Lewiston. Pesan tersebut berisi petunjuk bahwa Card mungkin sudah meninggal ketika catatan itu ditemukan.
Kejadian tragis ini mengakibatkan 22 orang tewas dan puluhan lainnya terluka, namun jumlah pasti orang yang terluka masih terus berubah, menurut sumber yang dilaporkan kepada CNN.
Pihak berwenang akan mengadakan konferensi pers pada Jumat sekitar pukul 22.00 waktu setempat untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai kasus ini.
Penembakan massal ini telah memunculkan keprihatinan yang luas dan mempengaruhi wilayah sekitarnya, termasuk kota Auburn yang berjarak kurang dari 2 mil dari Lewiston. Gubernur Maine, Janet Mills, telah mendesak warga untuk mengikuti arahan otoritas lokal dan pusat sambil terus memantau situasi yang berkembang. (lna)

Leave a Reply