[widget id="text-5"]

Pj Gubernur Jawa Tengah Dorong Pemuda untuk Berkreasi dan Memajukan Provinsi

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 dengan tema "Bersama Majukan Indonesia," di Pendapa Pemerintah Kabupaten Banjarnegara pada Jumat (27/10/2023). (foto: jatengprov.go.id)

JoSS, BANJARNEGARA – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menggandeng para pemuda dalam upaya menjadikan provinsi ini lebih maju. Menurutnya, prestasi yang telah dicapai oleh para pemuda harus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Hal itu diungkapkan Nana Saat menghadiri malam ramah tamah dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 dengan tema “Bersama Majukan Indonesia,” di Pendapa Pemerintah Kabupaten Banjarnegara pada Jumat, 27 Oktober 2023, Nana mendorong pemuda untuk terus berinovasi dan menghidupkan semangat Sumpah Pemuda.

“Kami berharap di Hari Sumpah Pemuda menjadi pemacu. Saya harapkan banyak yang memiliki semangat dan kreativitas, dan inovasi. Para kelompok pemuda ini bisa menciptakan hal-hal yang dapat diwujudkan,” ujar Nana, seperti dilansir dari jatengprov.go.id.

Pj Gubernur juga berharap agar kreativitas pemuda dapat dibagikan kepada pemerintah kabupaten atau provinsi. Jika ide-ide kreatif tersebut berpotensi untuk pengembangan lebih lanjut, pemerintah bersedia mendukungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nana memberikan apresiasi kepada pemuda pelopor yang telah meraih prestasi di berbagai bidang. Tiga perwakilan pemuda pelopor di bidang pendidikan, pangan, agama, sosial, budaya, dan seni tradisional hadir di panggung, yaitu Ardi Pratama, Isnah Karimah, dan Grahita Purwanda Shinta.

Nana juga mengakui bahwa masih ada pemuda yang menganggur atau hidup dalam kemiskinan. Oleh karena itu, pemerintah provinsi terus berupaya untuk menangani permasalahan ini, sejalan dengan upaya meningkatkan kemajuan Jawa Tengah.

“Kami sadar bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga kolaborasi dan sinergi dengan pemuda sangat diperlukan,” tambahnya.

Pemuda pelopor bidang agama, sosial, budaya, dan seni tradisional, Grahita Purwanda Shinta, asal Kabupaten Rembang, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam melestarikan budaya dan tradisi di tengah tantangan zaman modern.

“Saat ini, banyak budaya asing yang masuk ke Indonesia tanpa terfilter. Saya berharap pemuda terus melestarikan budaya kita agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” ungkap Grahita.

Isnah Karimah, pemuda pelopor bidang pangan asal Kabupaten Pekalongan, menekankan pentingnya peran pemuda dalam mengembangkan potensi sumber daya alam di wilayah masing-masing. Dia memproduksi makanan seperti jamur untuk dijual ke pasaran sebagai bentuk kontribusi dalam memajukan daerahnya. “Kita harus memberikan dedikasi kepada daerah tempat kita tinggal. Tanpa semangat dari pemuda, siapa lagi yang akan meneruskan pembangunan ini?” kata Isnah.

Pemuda dianggap sebagai pilar penting dalam pembangunan bangsa. Mereka diharapkan terus berperan aktif agar pembangunan Jawa Tengah dan Indonesia secara keseluruhan dapat berlanjut dan semakin maju.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah, Shinta Nana Sudjana, Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, Penjabat Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widi Rahmanto, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Agung Hariyadi, perwakilan OPD Jateng, perwakilan dari 35 kota/kabupaten se-Jawa Tengah, unsur Forkopimda, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]