Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Waspada Hoax Jelang Pemilu 2024

Hoax Pemilu 2024
Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh memberikan sambutan dalam kegiatan Peningkatan Koordinasi dan Komunikasi Politik yang diselenggarakan oleh Badan Kesnangpol Provinsi Jateng di Pendopo Yayasan Paguyuban Sabdo Manunggal, Kamis (28/09/2023). (foto: istimewa)

JoSS, PEMALANG – Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berita hoax yang beredar di media sosial menjelang Pemilu 2024.

Ajakan ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Peningkatan Koordinasi dan Komunikasi Politik yang diadakan oleh Badan Kesbangpol Provinsi Jateng di Pendopo Yayasan Sabda Manunggal Pemalang pada Kamis (28/09/2023).

Mohammad Saleh mengingatkan tentang bahaya berita palsu yang bisa mempengaruhi persepsi masyarakat. Ia menyebut sebuah teori yang menyatakan bahwa berita yang salah dan diulang-ulang secara terus-menerus akan akhirnya dianggap sebagai kebenaran.

Ia juga mencontohkan bahwa strategi serupa pernah digunakan oleh Presiden Amerika, Donald Trump, dalam kampanyenya yang akhirnya berhasil mengalahkan Hillary Clinton.

“Jadi ada satu teori, berita yang salah, dan diulang secara terus-menerus nanti lama-lama akan dianggap sebagai sebuah kebenaran. Dan itu sempat digunakan oleh Presiden Amerika, Donald Trump dalam kampanyenya sehingga mengalahkan Hillary Clinton,” ujar politikus Golkar itu.

Baca Juga: Mohammad Saleh Berkomitmen Membangun dan Besarkan Kesenian Rakyat di Batang

Menurutnya, Indonesia juga rentan terhadap penyebaran berita hoax yang dapat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap isu-isu politik. Hal ini diperparah oleh tingginya penetrasi teknologi informasi di Indonesia, dengan 204 juta orang memiliki akses ke gadget dari total penduduk sekitar 270 juta jiwa.

Hoax Pemilu 2024

Dengan begitu banyak orang yang memiliki akses ke media sosial, berita palsu dapat dengan mudah menyebar dan mempengaruhi persepsi masyarakat.

“Forum seperti ini sangat penting bagi Kesbangpol untuk memungkinkan kita bertukar pikiran, terutama dalam konteks media sosial, sehingga kita dapat mencegah terulangnya politik identitas seperti yang terjadi pada pemilu 2019,” ujar Mohammad Saleh.

Ia juga menekankan perlunya edukasi masyarakat dalam mengidentifikasi berita palsu dan sumber berita yang dapat dipercaya. Selain itu, ia berharap bahwa lembaga pemerintah dan badan terkait dapat bekerja sama untuk mengawasi dan menindak pelaku penyebaran berita hoax secara efektif.

Mohammad Saleh berharap bahwa dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berita hoax, Indonesia dapat menghadapi Pemilu 2024 dengan lebih cerdas dan terhindar dari pengaruh berita palsu yang dapat merusak proses demokrasi.

Hoax Pemilu 2024

Acara yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Jateng H Haerudin, SH MH itu mengambil tema peningkatan komunikasi politik baik dengan Ormas maupun masyarakat. Dalam sambutannya Kepala Kesbangpol Jateng menyampaikan pentingnya Ormas dalam kehidupan berbangsa,bernegara dan bermasyarakat apalagi menghadapi Pemilu 14 februari 2024 yang akan datang. “Kerukunan antar umat beragama dan penganut kepercayaan sangat diperlukan,” ujarnya.

Hadir pula dalam acara tersebut Mbah Jito Ketua Dewan Pembina Yayasan Sabda Manunggal Pemalang, juga turut hadir Rismanto anggota FPG DPRD Pemalang dan Arif Gunawan pemerhati sosial kemasyarakatan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*