Menlu Retno Sebut Evakuasi WNI dari Palestina Menunggu Keamanan Stabil

WNI Palestina
Sambutan Pembukaan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Pertemuan Tingkat Menteri Forum Negara Kepulauan dan Kepulauan (AIS) ke-5 10 Oktober 2023

JoSS, BALI – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, mengungkapkan bahwa pemerintah RI berencana untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Palestina, namun evakuasi tersebut akan dilakukan saat situasi di lapangan sudah aman.

Keputusan untuk mengambil langkah evakuasi ini muncul menyusul eskalasi perang antara Israel dan Hamas yang kembali melanda sejak Sabtu akhir pekan lalu. Dalam konflik ini, sudah tercatat lebih dari 1.200 orang tewas dan 2.700 orang lainnya terluka.

“Kita sudah ada datanya (jumlah WNI), rencana evakuasi juga sudah ada, hanya saja situasi belum memungkinkan terjadinya pergerakan,” ungkap Retno Marsudi dalam KTT AIS Forum di Nusa Dua, Bali, pada Rabu (11/10).

Dilansir dari Antara, Menteri Luar Negeri RI telah meminta dukungan dari Palang Merah Internasional (ICRC) untuk membantu dalam upaya evakuasi WNI yang berada di Jalur Gaza, Palestina, yang menjadi salah satu wilayah sasaran serangan udara militer Israel.

Baca Juga: Indonesia Terpilih Kembali sebagai Anggota Dewan HAM PBB untuk Periode 2024-2026 dengan Suara Tertinggi

Berdasarkan data Kemlu RI, saat ini tercatat ada 45 WNI yang berada di Palestina, dengan 10 diantaranya berada di Jalur Gaza. Selain itu, sekitar 230 WNI sedang melakukan perjalanan wisata keagamaan di berbagai titik di Israel. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban dalam konflik tersebut.

Menteri Retno Marsudi menjalankan komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk ICRC, untuk memastikan keamanan dan keselamatan para WNI yang berada di zona konflik. “Karena prioritas utama adalah melakukan evakuasi WNI dengan selamat,” tegasnya.

Selain berkoordinasi dengan ICRC, Menlu Retno juga telah berhubungan dengan berbagai pihak, termasuk Brazil sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB saat ini, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta Filipina yang memiliki kedutaan besar di Tel Aviv, Israel.

Sementara itu, kedutaan besar RI di Amman, Beirut, dan Kairo telah disiagakan penuh untuk memantau perkembangan situasi di wilayah konflik dan untuk memastikan perlindungan bagi WNI yang mungkin terdampak oleh perang.

Kemlu RI menjelaskan bahwa Indonesia saat ini tengah menyusun rencana kontingensi evakuasi WNI dengan beberapa skenario situasi yang mencakup kemungkinan mengevakuasi WNI melalui negara-negara terdekat Palestina, yaitu Yordania, Lebanon, dan Mesir.

“Saat ini pemerintah, melalui KBRI Amman, KBRI Beirut, dan KBRI Kairo, sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi WNI yang berada di wilayah Palestina, khususnya 10 WNI yang ada di Jalur Gaza,” kata Juru Bicara Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal, pada Selasa (10/10).

Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk memastikan keselamatan WNI yang berada di Palestina dan akan melakukan langkah evakuasi segera setelah situasi di lapangan memungkinkan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*