JoSS, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan serta calon wakil presiden Mahfud Md mengungkapkan komitmennya untuk memastikan netralitas aparat negara dalam Pemilu 2024.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam rangka menjaga prinsip-prinsip demokrasi yang sehat dan proses pemilihan yang adil.
Mahfud Md menekankan pentingnya pemantauan yang ketat untuk mengantisipasi aparat negara yang mungkin terlibat dalam kegiatan politik praktis selama proses pemilihan. “Hal ini harus lebih diperhatikan betul-betul,” kata Mahfud dalam sebuah pernyataan di kawasan Menteng pada Minggu (22/10/2023), sebagaimana dilansir dari tempo.co.
Sebelumnya, Mahfud Md telah memberikan arahan kepada seluruh pejabat utama dan pegawai di kementeriannya agar tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis.
Pernyataan ini ia sampaikan saat memberi arahan dalam sebuah apel pada Jumat pagi, (20/10/2023), tepat satu hari setelah ia mendaftar sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.
Baca Juga: Pernyataan Mahfud Pasca Resmi Diumumkan Jadi Bacawapres Pendamping Ganjar Pranowo
Dalam arahannya, Mahfud Md menegaskan bahwa kementeriannya tidak boleh menggunakan fasilitas atau sumber daya untuk memenangkan satu pihak atau mengalahkan pihak lain dalam konteks pemilu.
“Tidak usah ikut-ikut urusan politik. Tidak usah mendukung atau tidak mendukung saya. Itu urusan pribadi saudara dan keluarga saudara di rumah,” kata Mahfud Md dalam keterangan tertulis, Jumat (20/10/2023).
Ia menekankan bahwa urusan pencalonan adalah tanggung jawab pribadinya dan bukan sebagai pejabat.
“Oleh sebab itu, tugas-tugas yang selama ini saudara lakukan harus diteruskan dengan baik, dengan menjaga netralitas,” tambah Mahfud dalam arahannya kepada pejabat dan pegawai Kemenko Polhukam.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan persetujuan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md untuk menjadi calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar Pranowo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Sebagai seorang menteri, Mahfud mematuhi prosedur yang mengharuskannya untuk mendapatkan izin dari presiden sebelumnya. Dengan komitmennya untuk memastikan netralitas aparat negara, Mahfud Md menegaskan pentingnya menjaga integritas proses pemilihan dan demokrasi yang kuat dalam negeri ini. (lna)

Leave a Reply