
JoSS, PURWOREJO – Kabupaten Purworejo kini telah menyandang status yang membanggakan, yakni daerah Bebas Buang Air Besar Sembarangan (Open Defecation Free/ODF). Keberhasilan ini diumumkan oleh Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, dalam acara Audiensi antara Pokja PKP Provinsi Jawa Tengah dan Pokja PKP Kabupaten Purworejo, yang berlangsung di Aula Kantor Bapedalitbang pada Rabu (27/09/2023).
Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi luar biasa antara pemerintah daerah dan masyarakat. Yuli Hastuti mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung upaya ini. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dari buang air besar sembarangan kini telah mendorong pembangunan jamban sederhana di seluruh kecamatan di wilayah Purworejo.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak terkait, sehingga status Kecamatan ODF dapat tercapai,” ungkapnya.
Status ODF ini diraih melalui penerapan program nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2014. Program ini bertujuan memperkuat budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan, seperti diare, tipes, ISPA, leptospirosis, stunting, dan penyakit yang berkaitan dengan sanitasi serta perilaku.
Baca Juga: Lebih Mudah, Kini Asrama Haji Donohudan Bisa Dipesan Melalui Aplikasi E-Sewa
Yuli Hastuti menjelaskan bahwa STBM adalah wujud nyata dari pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 6, yang berfokus pada ketersediaan pengelolaan air dan sanitasi yang berkelanjutan bagi semua orang.
“Semoga dalam waktu dekat, Kabupaten Purworejo dapat diverifikasi oleh Tim Provinsi Jawa Tengah dan mendapatkan status kabupaten ODF,” harapnya, dikutip dari jatengprov.go.id.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Sudarmi, juga menyatakan kesiapannya untuk menghadapi verifikasi yang akan dilakukan pada bulan Oktober 2023.
“Kami berkomitmen untuk mendukung upaya Kabupaten Purworejo dalam mencapai status ODF,” tegasnya.
Sementara itu, Nikie Astorina Yunita Dewanti, Perwakilan LPPM Undip, sangat optimis bahwa Jawa Tengah akan menyusul Provinsi NTT dan Yogyakarta untuk mendapatkan verifikasi sebagai wilayah ODF nasional.
“Kami optimis bahwa Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi yang tinggi untuk terverifikasi sebagai wilayah ODF nasional, meskipun masuk dalam jajaran provinsi padat penduduk,” pungkasnya.
Keberhasilan Purworejo dalam mencapai status ODF ini adalah bukti nyata bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan positif yang signifikan dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengikuti jejak Purworejo dalam berantas buang air besar sembarangan. (lna)

Leave a Reply