Mendagri Resmi Melantik 9 Penjabat Gubernur, Termasuk Nana Sudjana Sebagai Pj Gubernur Jateng

Melantik Pejabat Gubernur
Pelantikan 10 Penjabat Gubernur, Jakarta, Selasa (05/09/2023).(Istimewa)

JoSS, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi melantik sembilan penjabat (pj) gubernur untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah provinsi yang masa jabatannya berakhir pada Selasa (5/9/2023).

Tito secara langsung mengambil sumpah sembilan pj gubernur itu di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

 “Sebelum Saudara mengucapkan janji sebagai pj gubernur, bersediakah Saudara bersumpah menurut agama masing-masing?” tanya Tito, dilansir Antara, Selasa (5/9/2023)

Para penjabat itu pun bersama-sama menjawab bersedia. “Bersedia,” jawab para penjabat. Tito lalu meminta mereka mengikuti kata-kata sumpah kepala daerah seperti yang diucapkannya.

“Saya minta Saudara-Saudara mengikuti kata-kata saya. Bagi yang beragama Islam, demi Allah saya bersumpah. Bagi yang beragama Hindu, Om Atah Paramawisesa, akan memenuhi kewajiban saya sebagai penjabat gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan setulus-tulusnya, serta berbakti kepada masyarakat, negara, dan bangsa,” kata Tito.

Para penjabat gubernur itu akan menjabat paling lama setahun dan bisa diperpanjang hingga terpilih gubernur dan wakil gubernur definitif hasil Pilkada Serentak 2024.

Berikut nama-nama penjabat gubernur yang dilantik di Jakarta, Selasa:

  1. Bey T. Machmuddin sebagai Pj Gubernur Jawa Barat
  2. Komjen Pol (Purn) Nana Sudjana sebagai Pj Gubernur Jawa Tengah
  3. Mayor Jenderal TNI (Purn) Hassanudin sebagai Pj Gubernur Sumatera Utara
  4. Irjen Pol. Sang Made Mahendra Jaya sebagai Pj Gubernur Bali
  5. Ridwan Rumasukun sebagai Pj Gubernur Papua
  6. Ayodhia Kalake sebagai Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur
  7. Harrison Azroi sebagai Pj Gubernur Kalimantan Barat
  8. Andap Budhi Revianto sebagai Pj Gubernur Sulawesi Tenggara
  9. Bachtiar Baharuddin sebagai Pj Gubernur Sulawesi Selatan

Pada Kamis (31/8/2023), Presiden Joko Widodo telah menunjuk 10 penjabat gubernur melalui sidang tim penilai akhir (TPA).

Baca Juga: Jokowi Dikabarkan Tunjuk Nana Sudjana sebagai penjabat (pj) Gubernur Jateng Gantikan Ganjar

Seorang penjabat gubernur Nusa Tenggara Barat akan dilantik pada Selasa (19/9/2023) karena masa jabatan Gubernur NTB Zulkieflimansyah baru habis di tanggal tersebut.

Sementara itu, Ketua DPRD Jateng, Sumanto, menyebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan penjabat (Pj) Gubernur Jateng yang akan menggantikan Ganjar Pranowo.

Secara umum Sumanto mengatakan Pj Gubernur Jateng nantinya harus melanjutkan program gubernur yang digantikannya. Dia pun lantas menyebutkan beberapa program tersebut. “Misalnya saja infrastruktur, pendidikan, [penanganan] stunting, [penanggulangan] kemiskinan dan sebagainya,” katanya, beum lama ini.

Menurutnya angka kemiskinan di Jateng saat ini masih cukup tinggi, yakni sekitar 10 persen. Meskipun jika dibandingkan tahun sebelumnya sudah ada penurunan.

Mengutip dari jatengprov.go.id, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, jumlah penduduk miskin di Jateng menurun. Pada Maret 2023 tercatat 3,79 juta orang penduduk miskin (10,77 persen). Sedangkan pada September 2022 jumlahnya mencapai 3,86 juta orang (10,98 persen)

Sedangkan untuk stunting, pada 2022 lalu sudah mengalami penurunan lebih dari 50 persen dibandingkan empat tahun sebelumnya.

Berdasarkan perhitungan elektronik – Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM), pada 2018 stunting di Jawa Tengah di angka 24,4 persen. Kemudian pada 2019 turun menjadi 18,3 persen.

Di 2020 turun lagi menjadi 14,5 persen. Sedangkan di 2021 dan 2022 masing-masing adalah 12,8 persen dan 11,9 persen. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*