JoSS, TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Bupati Temanggung, M. Al Khadziq, mengajak sejumlah perwakilan pabrik rokok di daerah tersebut untuk membeli tembakau dengan kualitas yang sesuai. Hal ini bertujuan agar petani tembakau tidak mengalami kerugian akibat kualitas tembakau yang tidak terpenuhi.
Pada masa panen tembakau tahun ini, Khadziq menyatakan bahwa kualitas tembakau di Temanggung sangat baik, didukung oleh cuaca yang cerah. Menurutnya, kualitas tembakau yang baik ini juga diikuti oleh tingginya kadar nikotin dan pertumbuhan tembakau yang optimal. Dengan demikian, ia berharap kualitas tembakau Temanggung tahun ini akan lebih baik daripada tahun sebelumnya.
Bupati Khadziq berharap bahwa dengan kualitas tembakau yang baik tersebut, harga jualnya juga akan mengikuti. Ini penting agar para petani tembakau dapat meraih keuntungan yang layak. Terlebih lagi, setelah menghadapi masa sulit akibat pandemi COVID-19 selama tiga tahun, harga tembakau yang tidak menguntungkan bagi petani menjadi suatu masalah yang perlu diatasi.
Khadziq menekankan pentingnya menjaga keaslian dan kemurnian tembakau Temanggung sebagai bahan baku rokok kretek. Dengan menjaga kualitas tembakau, ia berharap pabrik-pabrik rokok akan membelinya dengan harga yang adil sesuai dengan kualitasnya.
Baca Juga: Ganjar ke Pabrikan; Tembakau Petani Harus Diprioritaskan
“Harga produksi tembakau meningkat setiap tahun, oleh karena itu, pabrik harus meningkatkan harga pembelian agar petani tidak mengalami kerugian dan terdorong untuk terus menanam tembakau,” ujar Khadziq, dikutip dari Antara, Rabu (16/8/2023).
Pemerintah Kabupaten Temanggung memiliki tujuan yang jelas, yaitu agar para petani, pedagang, dan industri rokok dapat meraih keuntungan. Khadziq menyadari bahwa ketidakseimbangan ini dapat mengganggu proses ekonomi pertembakauan secara keseluruhan.
Agus Parmuji, Kepala Desa Wonosari dan Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), mengungkapkan bahwa kualitas tembakau tahun ini bagus meskipun pertumbuhannya tidak mencapai maksimal karena kurangnya air. Ia berharap bahwa panen tembakau tahun ini dapat memberikan obat bagi petani, terutama mengingat harga tembakau pada panen sebelumnya cenderung menurun.
Parmuji menyambut baik cuaca yang bagus ini dan berharap industri rokok akan mendukung tembakau Temanggung. Harapannya adalah harga tembakau per grade dapat mengalami kenaikan sebesar 30.000-35.000 per kilogram, yang berarti harga tembakau grade D minimal mencapai Rp100.000-110.000 per kilogram.
“Diharapkan selisih harga tembakau per grade tahun ini dapat lebih tinggi dari tahun lalu, dengan selisih 30.000-35.000 per kilogram,” ungkap Parmuji. (lna)

Leave a Reply