
JoSS, BATANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang sukses menggelar program pelatihan Komputer Operator Assistant melalui dana APBN 2023 di SKB Subah, Kecamatan Subah. Kegiatan berlangsung pada Jumat (25/8/2023) dan melibatkan 16 peserta pelatihan dengan disabilitas yang siap memasuki dunia kerja.
Sekretaris Disnaker Batang, Wahyudi, menegaskan pentingnya kelanjutan program pelatihan untuk disabilitas, meskipun saat ini masih dalam tahap percontohan awal.
Ia mengungkapkan bahwa hasilnya sangat positif, memberikan kemampuan tambahan kepada peserta disabilitas agar lebih siap bekerja atau berwirausaha, sehingga tercipta kesetaraan peluang.
Dalam pelatihan ini, peserta diberikan pengetahuan dalam mengoperasikan komputer sebagai Computer Operator Assistant, sebuah keterampilan yang semakin dibutuhkan oleh perusahaan saat ini.
Baca Juga: Cuaca Cerah, Kualitas dan Jumlah Panen Tembakau di Batang Naik Signifikan
“Ternyata hasilnya positif yang membantu para disabilitas mempunyai kemampuan tambahan sebagai bekal mereka bekerja atau wirausaha supaya ada kesetaraan. Kami mengajarkan pengetahuan tentang program pelatihan Computer Operator Assistant yang sekarang kemampuan sering dibutuhkan oleh perusahaan,” ujarnya dikutip dari batangkab.go.id.
Keberhasilan pelatihan ini sejalan dengan upaya Indonesia dalam memberikan perhatian lebih besar kepada penyandang disabilitas, seperti contohnya Puteri Dwi Ariyanti, seorang penyanyi yang tampil di Istana Negara saat Upacara HUT Ke-78 RI.
Wahyudi berharap agar para disabilitas di Kabupaten Batang dapat memiliki peluang yang sama dalam mencari nafkah, baik dengan bekerja maupun membuka usaha. Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap kelancaran pelatihan ini, di mana seluruh peserta berhasil menyelesaikan pelatihan dengan baik.
Salah satu peserta, Imam Yusuf, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker Kabupaten Batang.
Menurutnya, program ini sangat bermanfaat dalam mengembangkan kompetensi peserta disabilitas agar dapat bekerja atau mengembangkan usaha. Melalui pelatihan ini, ia berhasil memperoleh keterampilan komputer seperti penggunaan Microsoft Word dan Excel.
Imam Yusuf juga berbagi rencananya untuk segera mencari pekerjaan di perusahaan yang membutuhkan tenaga administrasi komputer. Ia berharap agar program pelatihan untuk disabilitas dapat berlanjut, tidak hanya dalam bidang Computer Operator Assistant, tetapi juga di bidang lainnya. (lna)

Leave a Reply