JoSS, SUKOHARJO – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 134 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah mengambil langkah inovatif menciptakan ecobrick untuk mengatasi masalah limbah plastik di Kelurahan Banmati.
Dipimpin oleh Ryan Brilian Fatsena, seorang mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) FKIP UNS, kelompok ini telah mengajak warga masyarakat untuk berkontribusi dalam mengurangi limbah plastik dengan menciptakan ecobrick.
Menghadirkan dukungan dari Prof. Dr. Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati, M.Pd., sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok KKN 134, program Ecobrick ini telah memotivasi masyarakat untuk mengumpulkan sampah plastik dan mengubahnya menjadi bahan konstruksi yang disebut ecobrick.
Langkah pertama diambil pada minggu ke-5 pelaksanaan KKN di Kelurahan Banmati, Sukoharjo, pada Rabu (9/8/2023).
Pada Minggu berikutnya, tepatnya tanggal (13/8/2023), Kelompok 134 KKN UNS telah mengadakan sosialisasi dengan tema “Unveiling the Magic of Ecobrick: Menuju Solusi Kreatif”. Ecobrick yang dihasilkan memiliki beragam manfaat, termasuk kemampuan untuk membentuk berbagai barang seperti bangku.
Baca Juga: Tak Ada Kompromi, UNS Tegaskan Tolak Tindak Kekerasan Apapun di Lingkungan Kampus
Hal ini menunjukkan upaya kreatif dalam mengatasi permasalahan sampah plastik yang biasanya sulit terurai. Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi dampak negatif limbah plastik dan meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat.
“Kami berharap agar masyarakat, terutama ibu-ibu di PKK RT 04 RW 04 Bedingin, Kelurahan Banmati, Sukoharjo, dapat berperan aktif dalam mengurangi limbah plastik dengan mengubahnya menjadi barang yang memiliki nilai dan manfaat,” ujar Ryan Brilian Fatsena, seperti dikutip dari uns.ac.id.
Respons positif juga datang dari perangkat kelurahan setempat, Widodo, yang memberikan apresiasi atas solusi kreatif yang dibawa oleh Kelompok KKN FKIP UNS untuk mengatasi masalah limbah plastik di wilayah tersebut.
“Saya berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan ikut serta dalam mengatasi permasalahan sampah plastik,” ungkapnya.
Melalui program Ecobrick ini, Kelompok KKN FKIP UNS tidak hanya memberikan solusi konkret terhadap limbah plastik, tetapi juga telah mengilhami masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal yang berarti dalam mendorong perubahan positif dalam usaha pelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. (lna)

Leave a Reply