
JoSS, SOLO – Kongres Nasional (Konas) ke-4 Asosiasi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (ARSPTN) sukses digelar di Solo. Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjadi tuan rumah kegiatan Konas ke-4 ARSPTN yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Agustus 2023 di The Sunan Hotel Solo.
Dikutip dari uns.ac.id, acara prestisius ini berhasil menarik perhatian dengan dihadiri oleh lebih dari 300 peserta, mewakili 30 Rumah Sakit dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) anggota ARSPTN, serta perwakilan dari luar ARSPTN yang datang dari Sabang hingga Merauke.
Plt. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S., membuka acara tersebut bersama dengan Ketua Umum ARSPTN, Prof. Dr. Nasronudin, Sp.PD., KPTI-FINASIM, pada Sabtu (12/8/2023).
Dalam tema yang diusung oleh acara “Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Klinik yang bersinergi dengan Pelayanan dan Penelitian RS PTN dan RSGM PTN serta Percepatan Akreditasi Rumah Sakit Pendidikan”, Konas ARSPTN 2023 memberikan wadah bagi para profesional di bidang kesehatan untuk mempertukarkan pengetahuan, keterampilan, dan informasi terbaru dalam rangka memajukan rumah sakit pendidikan.
Baca Juga: Peringati Hari Veteran, LVRI Beri Kuliah Umum di UNS
Ketua Umum ARSPTN, Prof. Dr. Nasronudin, Sp.PD., KPTI-FINASIM, menjelaskan pentingnya tema ini yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat nasional dan global.
Ia menekankan bahwa pembentukan sumber daya manusia unggul di bidang kesehatan memerlukan institusi pendidikan yang berkualitas, rumah sakit pendidikan yang unggul, serta pendidikan yang berfokus pada mutu dan kualitas.
Dalam pandangan Prof. Nasronudin, pendidikan yang berkualitas harus diikuti oleh pelayanan dan penelitian yang terintegrasi.
Acara yang berlangsung selama 3 hari ini melibatkan 2 workshop, 5 simposium, 2 lunch simposium, 2 plenary simposium, dan rapat kerja yang membahas perkembangan terkini dalam bidang kesehatan dan rumah sakit pendidikan.
Selain itu, para peserta juga berpartisipasi dalam kompetisi makalah ilmiah yang melibatkan perwakilan dari RS, RSGM, dan universitas untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka.
Sesi gala dinner juga menjadi momen berharga di mana peserta menghadirkan penampilan khas daerah masing-masing, memperkuat ikatan dan keakraban di antara peserta yang berasal dari berbagai RS dan RSGM PTN di seluruh Indonesia. (lna)

Leave a Reply