Airlangga Yakin Prabowo Dapat Membawa Indonesia Menjadi Negara Maju

Prabowo Airlangga
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2024 (Istimewa)

JoSS, JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meyakini Prabowo Subianto dapat membawa Indonesia menjadi negara maju saat terpilih sebagai presiden. Hal itu disampaikannya saat pengumuman Golkar dan PAN mendukung Prabowo Subianto sebagai bacapres di Pilpres 2024 di Museum Naskah Proklamasi, Jakarta, Minggu (13/8) mengutip Antara.

“Kami merasa Prabowo Subianto adalah tokoh yang tepat untuk melahirkan Indonesia menjadi negara maju,” kata Airlangga.

Airlangga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu menjelaskan perekonomian Indonesia berpotensi tumbuh, dan kondisi saat ini dengan pendapatan perkapita saat ini US$4.500. Dia memperkirakan akhir 2024 atau di akhir pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin ditargetkan US$5.500.

“Target selanjutnya lebih dari 10.000 dolar AS dan ini harus dibawa kepemimpinan dan nakhoda yang tepat,” ucap Airlangga.

Airlangga mengakui kepemimpinan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto searah, sejalan dan setujuan dari Partai Golkar. “Kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto sangat tepat, egaliter, searah sejalan dan setujuan dengan Partai Golkar,” ujarnya.

Baca Juga: Partai Golkar Jateng Siap Bersinergi dengan Kedutaan Besar Inggris untuk Mendorong Kemajuan Indonesia

Di satu sisi, Airlangga menyinggung Indonesia akan masuk menjadi anggota baru Organisasi Negara untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Indonesia bakal menjadi negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) pertama yang menjadi anggota OECD.

Menurut Airlangga, Prabowo harus bisa membawa perekonomian Indonesia lebih cepat berkembang. Prabowo pun dianggap bisa membawa Indonesia lebih baik dari Chile. “Tanpa leadership yang kuat, akan menjadi Chile. Pak Jokowi mengatakan di istana prosesnya harus lebih cepat dari Chile,” tutur Airlangga.

Untuk diketahui, Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Chili anjlok 14 persen pada kuartal II 2020.

Bank sentral Chile mengungkap pandemi virus corona membuat perekonomian negara tersebut terpukul.

Sektor ekonomi yang terdampak paling parah adalah manufaktur, konstruksi, hotel dan restaurant. Pada kuartal I 2020, PDB Chili masih meningkat sebesar 0,2 persen.

Airlangga menginginkan pendapatan per kapita Indonesia tidak turun lagi. Dia menilai untuk bisa mencapai hal itu, Indonesia perlu leadership atau kepemimpinan yang kuat.

Saat ini pendapatan per kapita Indonesia di akhir periode kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin ditargetkan US$5.500. Di kepemimpinan selanjutnya, Airlangga menyebut target pendapatan per kapita Indonesia lebih dari US$10 ribu.

“Ini harus di bawah nakhoda yang tepat. Jangan sampai pendapatan per kapita turun lagi. Di Asia hanya beberapa yang lolos seperti Jepang dan Singapura,” ujarnya.

Dia menerangkan, Indonesia sekarang menghadapi tantangan berikutnya dan saat ini Indonesia telah tiga kali berada di persimpangan jalan setelah sebelumnya pada 1965 dan 1998.

“Sekarang kita masuk persimpangan ke tiga setelah lolos pada 1965 dan 1998 ketika memilih reformasi. Apakah negara ini menjadi maju atau berpendapatan menengah,” ucapnya.

“Di Asia tidak banyak yang lolos (di persimpangan jalan). Oleh karena itu, kepemimpinan sangat penting. Golkar melihat kepemimpinan Prabowo sangat tepat,” imbuhnya.

Golkar dan PAN hari ini (13/8) mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk bersaing di Pilpres 2024. Golkar dan PAN bergabung bersama PKB dan Gerindra sebagai pendukung Prabowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*