Progres Pembangunan Tol Jogja – Bawen Seksi 1 Capai 31,31 %

Tol Jogja Bawen
Konstruksi Seksi 1 Junction (JC) Sleman-Banyurejo pada Ruas Tol Yogyakarta-Bawen. Foto: (Dokumentasi Kementerian PUPR)

JoSS, JOGJA – Proyek pembangunan Tol Jogja – Bawen dengan total panjang 76,3 km terus berlanjut dengan pesat. Pada perkembangan terbaru, progres konstruksi pada seksi 1 Junction JC Sleman telah mencapai 31,31% hingga akhir Juni 2023.

Tol Jogja- Bawen terbagi menjadi 6 seksi dengan panjang total 76,3 km, yang menghubungkan wilayah Semarang hingga Jogja. Adapun pembagian seksi tersebut sebagai berikut:

Seksi 1: JC Sleman – SS Banyurejo (8,8 km)

Seksi 2: SS Banyurejo – SS Borobudur (15,20 km)

Seksi 3: SS Borobudur – SS Magelang (8,10 km)

Seksi 4: SS Magelang – SS Temanggung (16,55 km)

Seksi 5: SS Temanggung – SS Ambarawa (21,25 km)

Seksi 6: SS Ambarawa – JC Bawen (5,82 km)

Menurut keterangan dari Jasa Marga, apabila tol ini beroperasi penuh, akses perjalanan dari Semarang menuju Jogja akan lebih cepat, hanya memakan waktu sekitar 1,5 jam dari yang sebelumnya 3 jam.

Selain itu, tol ini yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional diharapkan dapat memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta mendukung pengembangan industri dan pariwisata. Lebih dari itu, tol ini juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, terutama di sisi selatan Pulau Jawa.

Baca Juga: Exit Tol Solo-Jogja Bakal Ada 4, Satu di Manisrenggo Klaten  

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), A.J. Dwi Winarsa, menyampaikan bahwa pembangunan tol ini akan memperhatikan aspek sejarah dari Keraton Yogyakarta dan situs cagar budaya serta purbakala yang ada di Yogyakarta, meskipun proyek ini melewati tanah kesultanan. Selain itu, JJB juga akan melaksanakan program beautifikasi untuk menjaga keindahan sekitar.

Dwi menjelaskan bahwa saat ini prioritas konstruksi berfokus pada seksi 1 JC Sleman – SS Banyurejo dengan panjang 8,8 km dan seksi 6 SS Ambarawa – JC Bawen dengan panjang 6,3 km. Kedua seksi ini ditargetkan selesai pada Kuartal IV Tahun 2024 dan akan dioperasikan lebih awal.

“Seksi 6 SS Ambarawa – JC Bawen akan terhubung dengan Jalan Tol Semarang-Solo. Setelah itu, progres konstruksi akan dilanjutkan pada tiga seksi lainnya yaitu Seksi 2 SS Banyurejo – Borobudur, Seksi 3 Borobudur – SS Magelang, dan Seksi 4 SS Magelang – SS Temanggung,” ujar Dwi, dikutip dari CNBC.

Dwi menambahkan bahwa seksi 5 SS Temanggung – SS Ambarawa dengan panjang 21,4 km akan menjadi seksi terakhir yang menjadi prioritas konstruksi, yang akan melengkapi pengoperasian Jalan Tol Jogja – Bawen secara penuh. Hal ini disesuaikan dengan alokasi dana pembebasan lahan dari Pemerintah serta pertimbangan kondisi geografis yang berupa perbukitan, sehingga PT JJB akan membangun terowongan sepanjang 500 meter di seksi ini. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*