
JoSS, BREBES – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil menyelesaikan perbaikan jalan yang rusak akibat bencana alam tanah longsor di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. Masyarakat yang sebelumnya tidak bisa melewati titik jalan tersebut kini dapat menggunakan akses jalan yang sudah diperbaiki.
Salah satu siswa SMK di Kecamatan Sirampog, Muhammad Khaerul Anam, menyatakan bahwa perbaikan jalan provinsi tersebut sangat bermanfaat baginya karena bisa lebih cepat sampai ke sekolah. Sebelumnya, saat jalan rusak, ia harus menggunakan jalur alternatif yang memakan waktu hingga 40 menit untuk sampai ke sekolah.
“Setelah jalannya rusak (akibat longsor), saya harus lewat kampung lain, sampai 40 menit (waktu tempuhnya),” kata Khaerul, ditemui di lokasi jalan Sridadi yang selesai diperbaiki, Rabu (19/7/2023), dikutip dari jatengprov.go.id.
Baca Juga: Ganjar Tinjau Perbaikan Jalan Cuplik-Telukan; Jaga Kualitas dan Jangan Dikorupsi
Pengguna jalan lain, Indy Rahmatika, juga mengenang saat jalan ambles dulu, ia terpaksa melewati jalur alternatif yang memutar. Akibatnya, sering terlambat saat sampai di sekolah. Hal serupa dirasakan oleh sopir angkutan umum jurusan Bumiayu-Sirampog, Dedi Setiawan, yang pendapatannya mengalami penurunan signifikan selama jalan rusak karena harus muter hampir dua kilometer.
Namun, berkat perbaikan jalan tersebut, kondisi sudah membaik. Pengusaha angkutan umum merasakan peningkatan pendapatan, terutama sopir truk angkut sayur seperti Zidan Affan. Sebelumnya, saat jalan ambles, ia tidak bisa mengantar sayur ke luar kota seperti Cilacap hingga Cibitung Bekasi Jabar, dan Jakarta, sehingga pendapatannya berkurang. Sekarang, ia merasa terbantu karena tidak harus muter lagi dan pemasukannya lebih banyak.
Muhamad Firmansyah dari Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal, Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya Jawa Tengah, menjelaskan bahwa perbaikan jalan Bumiayu-Sirampog telah selesai dikerjakan dengan anggaran sebesar Rp3,4 miliar. Proses pengerjaan dilakukan selama 136 hari dan mencakup rehabilitasi jalan sepanjang 143 meter dengan lebar lima meter menggunakan rigid pavement.
Perbaikan jalan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama para pengguna jalan dan sopir angkutan umum. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berkomitmen untuk mengatasi masalah infrastruktur demi kenyamanan dan keselamatan warganya dalam beraktivitas sehari-hari. (lna)

Leave a Reply