
JoSS, SOLO – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta telah meluncurkan kegiatan MIPA Mengajar yang berlangsung mulai tanggal 23 Juli hingga 2 Agustus 2023.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari 7 Program Studi (Prodi) FMIPA yang berdedikasi mengajar di SD Negeri 1 Sepanjang dan SD Negeri 3 Sepanjang.
Pada Senin, 24 Juli 2023, acara grand opening diadakan di Balai Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Upacara ini dihadiri oleh Wakil Dekan Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan FMIPA UNS, Prof. Dr. Fitria Rahmawati, S.Si., M.Si., serta Kepala Desa Sepanjang, H. Ngadiono, S.Pd.
Dalam sambutannya, H. Ngadiono mengungkapkan rasa terima kasih dan dukungan penuh atas kegiatan yang bertujuan memberikan motivasi bagi anak didik dalam meraih cita-cita mereka.
Baca Juga: UNS Solo dan Universitas Negeri Manado Jalin Kerjasama dalam Bidang Pendidikan dan Penelitian
“Kegiatan MIPA Mengajar tak hanya berfokus pada pengajaran di sekolah dasar, namun juga mengadakan berbagai kegiatan sosial di desa tersebut. Para mahasiswa FMIPA yang berpartisipasi, sebanyak 32 orang, turut serta dalam bersih-bersih desa, pengajian, Posyandu remaja, serta pengajaran di Taman Pendidikan Alqur’an (TPA),” katanya dilansir dari uns.ac.id.
Setelah grand opening, rombongan mengunjungi SD Negeri 1 Sepanjang untuk bertemu dengan para guru, mahasiswa yang telah mengajar, dan murid-murid yang ikut berpartisipasi dalam pembelajaran. Respons dari para guru sangat positif, mereka merasa terbantu dengan kehadiran para mahasiswa FMIPA dalam proses pembelajaran.
Prof. Dr. Fitria Rahmawati menyatakan kegembiraannya atas kesempatan berharga bagi mahasiswa FMIPA UNS untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan adik-adik peserta didik. Para mahasiswa berharap dapat memberikan nilai tambah bagi sekolah dan masyarakat di Desa Sepanjang.
MIPA Mengajar menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan inspirasi kepada masyarakat di desa. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa yang mendapatkan pelajaran tambahan, tetapi juga menciptakan pengalaman berharga bagi mahasiswa yang terlibat dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan di wilayah tersebut. Dengan semangat yang tinggi, MIPA Mengajar menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. (lna)

Leave a Reply