
JoSS, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pemerintah daerah untuk segera memperkuat gudang-gudang lumbung pangan sebagai tempat penyimpanan hasil panen dalam memenuhi kebutuhan jangka panjang masyarakat. Salah satu upaya penguatan tersebut adalah dengan menanam 1.000 hektar tanaman padi di setiap daerah.
Upaya ini bertujuan untuk memperkuat lumbung pangan di setiap daerah dalam menghadapi krisis iklim yang berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian dan berujung pada ancaman krisis pangan.
“Setiap kabupaten provinsi harus mempersiapkan pangan dalam kondisi apapun, termasuk cuaca buruk seperti fenomena El Nino. Oleh karena itu, penanaman 1.000 hektar dilakukan untuk memperkuat lumbung pangan di masing-masing daerah,” ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/7/2023).
Mentan menjelaskan bahwa penanaman 1.000 hektar merupakan strategi pemerintah dalam menjaga dan meningkatkan produktivitas. Selain itu, langkah ini juga dapat meningkatkan pendapatan petani melalui pengolahan hasil produksi.
Baca Juga: Penjualan MinyaKita Dengan Mekanisme Bundling Bakal Ditindak Tegas
“Tahun ini, sesuai perintah Bapak Presiden, kita harus menjaga dan meningkatkan produksi nasional. Alhamdulillah, dari hasil validasi kita, 12 komoditas strategis kita dalam kondisi aman. Namun, kita tidak boleh lengah karena fenomena El Nino dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama,” katanya.
Selanjutnya, Mentan mengatakan bahwa pemerintah juga terus melakukan intervensi terhadap zona merah atau wilayah yang mengalami kekeringan parah dengan memompa sumber air yang masih tersedia.
Dia mengimbau, pemerintah daerah segera menggulirkan Brigade Alsintan untuk mempercepat produksi melalui skema pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Manfaatkan KUR untuk mempercepatnya. Saat ini, kita sudah memiliki peta bersama bahwa daerah hijau adalah daerah yang masih memiliki pasokan air yang cukup, daerah kuning adalah daerah yang kekurangan pasokan air, dan daerah merah adalah wilayah yang mengalami kekeringan parah. Tentu saja, kita perlu melakukan intervensi dengan menggulirkan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dan memperbaiki sistem irigasi,” tegasnya.
Dengan penanaman 1.000 hektar tanaman padi di setiap daerah dan langkah-langkah lainnya, diharapkan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian dapat terjaga dengan baik. Kolaborasi antara Kementan dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mencapai tujuan tersebut dan mewujudkan kesejahteraan petani serta kecukupan pangan bagi masyarakat. (lna)

Leave a Reply