[widget id="text-5"]

Jepang Protes Latihan Militer Korea Selatan di Pulau Sengketa Takeshima

Latihan Militer Takeshima
Pulau terpencil yang disebut Dokdo dalam bahasa Korea dan Takeshima dalam bahasa Jepang (Foto Dokumentasi REUTERS)

JoSS, TOKYO – Jepang mengajukan protes resmi terhadap Korea Selatan terkait pelaksanaan latihan militer yang berlangsung di pulau sengketa Takeshima. Pemerintah Jepang menyebut kejadian tersebut sebagai hal yang “sangat disesalkan”.

Pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Jepang dirilis pada Jumat, 7 Juli 2023.

Kementerian Luar Negeri Jepang memanggil diplomat senior dari Kedutaan Besar Korea Selatan di Tokyo, sementara Kedutaan Besar Jepang di Seoul juga memanggil pejabat senior Korea Selatan untuk menyampaikan protes tersebut.

Dalam pernyataannya, pemerintah Jepang mengklaim Takeshima secara tidak dapat disangkal merupakan wilayah yang menjadi milik Jepang.

“Dalam konteks fakta sejarah dan berdasarkan hukum internasional, Takeshima secara tidak dapat disangkal merupakan wilayah yang menjadi milik Jepang,” demikian bunyi pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Jepang, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Presiden Prancis Emmanuel Macron Mengancam Mematikan Jejaring Media Sosial Jika Situasi Memburuk

“Latihan militer yang dilakukan oleh militer Korea Selatan di wilayah tersebut tidak dapat diterima dan sangat disesalkan,” lanjut pernyataan tersebut.

Kedua negara telah lama berselisih mengenai kedaulatan atas gugusan pulau kecil yang oleh Jepang disebut Takeshima, sementara oleh Korea Selatan disebut Dokdo. Gugusan pulau kecil ini terletak di kawasan Laut Timur, yang berada di tengah-tengah kedua negara tetangga tersebut.

Pejabat militer Korea Selatan menjelaskan, latihan militer pertahanan wilayah Laut Timur lakukan untuk menjalankan misi melindungi wilayah, masyarakat, dan kepentingan negara. Korea Selatan menggelar latihan rutin tersebut setiap tahun

“Latihan militer pertahanan wilayah Laut Timur kami lakukan untuk menjalankan misi melindungi wilayah, masyarakat, dan kepentingan kami. Latihan ini rutin digelar setiap tahun,ā€ ujarnya.

Perselisihan kedaulatan atas pulau-pulau tersebut masih menjadi sengketa yang belum terpecahkan antara Jepang dan Korea Selatan. Kedua negara terus melakukan komunikasi dan negosiasi dalam upaya mencari solusi yang dapat mengatasi permasalahan ini. (lna)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


[widget id="text-3"]