
JoSS, PHNOM PENH – Tiga mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengharumkan nama Indonesia di Asean Para Games (APG) tahun 2023. Ketiga mahasiswa tersebut, Karisma Evi Tiarani, Figo Saputra, dan Ryan Arda Diarta, berhasil menyumbangkan tiga medali emas untuk Indonesia dalam kompetisi olahraga ini.
Karisma Evi Tiarani, yang merupakan mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNS, berhasil memperoleh medali emas pada cabang olahraga Para Atletik Nomor Lompat Jauh Putri T-42/44. Sementara itu, Figo Saputra, mahasiswa Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS, meraih medali emas pada cabang olahraga Para Atletik Nomor Lompat Jauh Putra T-46. Ryan Arda Diarta, juga mahasiswa FKOR UNS, menyumbangkan medali emas pada cabang olahraga Para Atletik Estafet Putra 4 x 100M T42-47.
Dekan FKOR UNS, Dr. Sapta Kunta Purnama, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh ketiga mahasiswa tersebut. “Kita sangat bangga, karena ada tiga mahasiswa UNS yang hingga Senin siang berhasil memperoleh medali emas untuk Indonesia,” ungkap Dr. Kunta.
Dr. Kunta berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UNS lainnya dan berharap jumlah medali emas yang diraih oleh delegasi UNS dan Indonesia di APG 2023 terus bertambah. “Semoga prestasi mahasiswa UNS ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya,” tambahnya, dikutip dari uns.ac.id.
Selain prestasi tiga mahasiswa UNS, Indonesia juga tampil gemilang dalam perolehan medali di APG 2023. Hingga Senin malam pukul 19.47 WIB, Indonesia masih mendominasi klasemen dengan total 126 medali. Rinciannya adalah 53 medali emas, 43 medali perak, dan 30 medali perunggu.
Cabang olahraga para-atletik menjadi penyumbang medali emas terbanyak untuk Indonesia, dengan 16 emas, 15 perak, dan 8 perunggu. Dari total medali emas yang telah didapatkan tim Indonesia, 13% di antaranya dipersembahkan oleh para-atletik.
Prestasi Indonesia dalam APG 2023 juga dapat dilihat dari peringkat klasemen sementara. Indonesia berada di puncak klasemen dengan selisih yang signifikan dari negara-negara peserta lainnya. Vietnam menempati posisi kedua dengan raihan 29 medali emas, diikuti oleh Thailand di peringkat ketiga dengan total 86 medali.
Sementara itu, Malaysia dan Filipina menempati peringkat keempat dan kelima dengan total 48 dan 44 medali masing-masing. Klasemen tersebut menunjukkan dominasi Indonesia dalam ajang prestisius ini.
Kontingen Indonesia memimpin klasemen ASEAN Para Games 2023 dengan total perolehan 126 medali. Rinciannya adalah 53 emas, 43 perak, dan 30 perunggu.
Berdasarkan situs resmi ASEAN Para Games, cabang olahraga (cabor) para-atletik menjadi lumbung medali emas untuk Indonesia hingga saat ini.
Dari 53 emas yang sudah didapat tim Indonesia, 16 diantaranya dipersembahkan cabor para-atletik. Selain medali emas, para-atletik juga menyumbangkan 15 perak dan 8 perunggu.
Indonesia jauh mengungguli Vietnam dan Thailand. Vietnam berada di urutan kedua dengan raihan 29 medali emas, 24 perak, dan 35 perunggu.
Sementara itu, Thailand mengejar di peringkat ketiga dengan total 86 medali dengan rincian 28 emas, 35 perak, dan 23 perunggu.
Malaysia dan Filipina melengkapi daftar lima besar klasemen ASEAN Para Games 2023. Peringkat keempat diisi Malaysia dengan total 48 medali.
Adapun Filipina yang mengumpulkan 44 medali menghuni urutan kelima. Sementara itu tuan rumah Kamboja berada di peringkat 8 dengan perolehan medali total 20, dengan rincian: 2 emas, 8 perak, 10 perunggu. (lna)

Leave a Reply