JoSS, AMBON – Kolaborasi antara Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK UNPATTI) menghasilkan Festival Pascasarjana FK-KMK UGM.
Acara ini membahas pentingnya penanganan virus nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan memanfaatkan bakteri Wolbachia. Acara yang digelar pada Sabtu (23/6/2023) ini menjadi platform diskusi antara akademisi kedua universitas.
Dalam festival ini, dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik & Kemahasiswaan FK-KMK UGM menyampaikan tujuan dari roadshow ini, yaitu untuk memperkenalkan bidang studi di UGM dan memberikan alternatif bagi para dosen yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3. Dr. dr. Bertha Jean Que, Sp.S., M.Kes, Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, berharap agar kerjasama antara kedua universitas tidak hanya sebatas diskusi, tetapi juga melibatkan kolaborasi lebih lanjut dalam Tridharma perguruan tinggi.
Baca Juga: Pustral UGM dan PT PII Meluncurkan Buku Kajian Kritis Pembangunan Jalan Tol di Indonesia
Salah satu sesi diskusi dalam acara tersebut membahas inovasi dan intervensi dalam penanganan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc., MPH., Ph.D. menyampaikan perkembangan nyamuk DBD dan inovasi yang dikembangkan, yaitu penggunaan bakteri Wolbachia pada nyamuk untuk menghambat virus dengue.
Dengan memasukkan bakteri Wolbachia ke dalam nyamuk jantan dan betina, ketika telur-telur nyamuk tersebut menetas, virus dengue tidak dapat berkembang. Inovasi ini memberikan solusi baru dalam pengendalian nyamuk dengue di masyarakat.
Prof. Adi juga menjelaskan uji coba yang telah dilakukan di Yogyakarta dengan melepaskan nyamuk yang telah mengandung bakteri Wolbachia ke dalam lingkungan alami. Harapannya adalah nyamuk tersebut akan melakukan perkawinan dengan nyamuk yang sudah ada di alam, sehingga semua keturunan yang dihasilkan akan memiliki bakteri Wolbachia. Dengan demikian, penyebaran virus dengue dapat terhambat bahkan berhenti.
Kolaborasi ini menunjukkan pentingnya kerjasama lintas universitas dalam mengatasi masalah kesehatan nasional, khususnya dalam upaya pengendalian virus nyamuk Demam Berdarah Dengue, demikian dikutip dari ugm.ac.id. (lna)

Leave a Reply