Pegawai Disabilitas Alfamart Viral di Media Sosial, Terinspirasi oleh Semangat dan Senyumannya

Pegawai Disabilitas Alfamart
Tangkapan Layar TikTok @sandinr29

SEBUAH video yang menampilkan seorang pegawai Alfamart penyandang disabilitas telah menjadi viral di media sosial. Pegawai tersebut mendapatkan banyak pujian karena semangatnya yang tinggi dalam bekerja sambil tetap menyimpan senyum ceria di wajahnya.

Video tersebut telah menjadi viral di berbagai platform media sosial, dan netizen meresponsnya dengan penuh inspirasi terhadap pegawai tersebut.

Akun Twitter @kgblgnunfaedh mengunggah foto dengan keterangan, ‘Terharu! Seorang pekerja disabilitas di sebuah minimarket terlihat begitu ceria saat bekerja’. Unggahan tersebut disertai dengan sebuah video yang menampilkan seorang pria dalam seragam merah khas Alfamart, yang sedang menyapu teras depan toko dengan semangat dan senyuman yang ceria.

Pria tersebut adalah Sandi Nur Rohmat, seorang pegawai Alfamart sekaligus seorang kreator disabilitas yang memiliki lebih dari 10 ribu pengikut di akun TikTok miliknya. Melalui media sosialnya, ia sering membagikan kesehariannya sebagai pegawai Alfamart.

Video yang diunggah di media sosial ini mendapatkan banyak komentar dari netizen lainnya.

“Karena sejatinya kekurangan bukanlah penghalang bagi seseorang untuk bekerja,” ungkap salah satu pengguna.

“Iya, di dekat rumah saya juga ada Alfamart yang memiliki pegawai yang tangan kanannya tidak berfungsi. Namun dia tetap bisa melakukan segala hal dengan tangan kirinya… semoga keberadaan Alfamart semakin berkah,” kata pengguna lainnya.

Tanggapan dari Alfamart

Menyikapi viralnya video pegawai disabilitas di perusahaan mereka, Rani Wijaya, General Manager Corporate Communications Alfamart, mengungkapkan bahwa sejak tahun 2016, pihak perusahaan telah aktif memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bergabung sebagai karyawan melalui program Alfabillity. Upaya ini bertujuan untuk mendorong inklusivitas.

“Dengan fokus pada kemampuan (ability), Alfamart menempatkan penyandang disabilitas sesuai dengan persyaratan kompetensi pekerjaan mereka dan tidak melihat kekurangan sebagai hambatan untuk mengembangkan diri,” ungkap Rani.

Rani juga mengungkapkan bahwa saat ini Alfamart telah memiliki 972 karyawan penyandang disabilitas, termasuk mereka yang mengalami tunagrahita, tunanetra, tunadaksa, dan tunarungu wicara. Mereka tersebar di toko (store), gudang (warehouse), dan kantor (back office).

Alfamart telah memberikan contoh nyata tentang pentingnya inklusivitas dan memberikan kesempatan kepada semua individu, termasuk mereka yang memiliki disabilitas, untuk berkontribusi dan bekerja dengan semangat. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*