Hasil Pertandingan Indonesia vs Palestina: Banyak Peluang Tapi Berakhir Imbang Tanpa Gol

Pertandingan Indonesia Palestina
Tangkapan Layar Google

JoSS, SURABAYA – Pertandingan FIFA Matchday antara Indonesia dan Palestina berakhir dengan skor imbang 0-0. Timnas Indonesia harus puas mengakhiri laga dengan hasil imbang pada laga internasional kontra Palestina, Rabu (14/6) malam WIB, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya

Pertandingan ini berlangsung dengan ketat, di mana kedua tim menerapkan permainan terbuka dan menciptakan peluang. Namun, tidak ada gol yang berhasil tercipta hingga akhir pertandingan.

Dalam pertandingan ini, terdapat debut dua pemain naturalisasi, yaitu Rafael Struick dan Ivar Jenner. Rafael menjadi pemain inti yang diturunkan pada babak pertama, sementara Ivar bermain pada menit ke-70.

Kedua pemain tersebut tampil cukup baik, meskipun Rafael masih sering kehilangan bola saat menguasainya. Sayangnya, Rafael tidak berhasil memanfaatkan peluang dengan baik.

Baca Juga: Jurnalis Argentina Ungkap Messi Tak Akan Main di Indonesia, Erick Thohir Jawab Begini

Pada babak pertama, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menerapkan formasi 4-4-2, sedangkan pelatih timnas Palestina, Makram Daboub, menggunakan strategi 4-5-1. Kedua tim memainkan permainan dengan tempo sedang. Baik Indonesia maupun Palestina saling mencari celah dalam pola permainan.

Palestina mencoba membangun serangan dari sisi kiri pertahanan Indonesia pada menit ke-3, tetapi sundulan M. Wadi melebar. Gawang timnas Indonesia selamat dari ancaman.

Meskipun Indonesia berusaha membangun serangan, mereka masih kesulitan menembus lini pertahanan Palestina yang dijaga oleh Y. Hamed, M. Farawi, S. Jondi, dan M. Saleh.

Selama sepuluh menit pertama, timnas Indonesia bermain dengan konsisten. Mereka mencoba membangun serangan dari skema bola mati, namun umpan lambung yang dikirimkan ke depan gawang Palestina belum dapat dimanfaatkan dengan baik.

Palestina mendominasi permainan dan terus berusaha menembus pertahanan Indonesia. Hingga menit ke-15, gawang Indonesia tetap aman.

Indonesia mengancam pada menit ke-17 setelah menguasai bola di lini pertahanan Palestina selama beberapa menit. Dimas Drajat mendapatkan peluang, tetapi tendanganannya masih dapat ditangkap oleh kiper Palestina.

Hingga menit ke-25, belum ada gol yang tercipta. Rafael Struick mendapatkan peluang pada menit ke-26, tetapi kendali bola kurang bagus sehingga peluang tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik.

Indonesia mendapatkan peluang terbuka melalui kerja sama cantik antara Asnawai, Rafael Struick, dan Marselino Ferdinan pada menit ke-30. Meskipun berhasil menusuk pertahanan Palestina, Marselino Ferdinan tidak berhasil mengonversi peluang tersebut menjadi gol. Bola tendangannya dapat ditangkap dengan mudah oleh kiper Palestina.

Indonesia terus menekan pertahanan Palestina menjelang akhir babak pertama, termasuk melalui tendangan bebas. Namun, peluang emas tersebut belum dapat diubah menjadi gol. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap imbang 0-0.

Pada babak kedua, penyerang Indonesia Rafael Struick digantikan oleh Dendy Sulistyawan. Palestina langsung mengancam pada tiga menit setelah babak kedua dimulai melalui tendangan sudut, tetapi bola masih dapat dihalaunya oleh kiper Indonesia.

Indonesia mendapatkan peluang terbuka pada menit ke-54 melalui Yakob Sayuri yang berhasil menusuk pertahanan Palestina setelah mendapatkan umpan terobosan. Namun, bek Palestina masih dapat menghalau tendangan Sayuri.

Peluang tersebut merupakan peluang terbaik bagi Indonesia hingga awal babak kedua.

Indonesia terus menekan dan Ricky Kambuaya mendapatkan peluang pada menit ke-62. Setelah mendapatkan bola di kotak penalti Palestina, Ricky melepaskan tendangan keras, tetapi tendangan tersebut masih dapat diadang oleh bek lawan.

Palestina juga mengancam pada menit ke-64 melalui serangan balik. Namun, tendangan keras pemain Palestina dari sisi kiri pertahanan Indonesia melebar.

Pelatih Shin Tae-yong melakukan tiga pergantian pemain pada menit ke-70. Ivar Jenner menggantikan Ricky Kambuaya, Saddil Ramdani menggantikan Dimas Drajad, dan Witan Sulaeman menggantikan Marselino Ferdinan.

Pada menit ke-79, Shin Tae-yong kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Edo Febriansyah menggantikan Pratama Arhan.

Setelah pergantian pemain tersebut, Indonesia terus menekan. Beberapa kali timnas Garuda mendapatkan peluang setelah membangun serangan, namun sayangnya tidak ada peluang yang berhasil diubah menjadi gol.

Meskipun Palestina juga mendapatkan peluang melalui tendangan sudut dan serangan dari lini tengah, mereka juga tidak dapat memanfaatkannya dengan baik.

Hingga peluit panjang wasit Muhammad Usaid bin Jamal dari Malaysia menandai berakhirnya babak kedua, tidak ada gol yang tercipta. Kedudukan tetap imbang 0-0. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*