Golkar Jateng Tetap Solid Dalam Mendukung Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden

Golkar Jateng Solid Airlangga Hartarto calon presiden
Ketua Harian DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Wihaji (Istimewa)

JoSS, SEMARANG – DPD Partai Golkar Jateng tetap solid dalam mengusung Airlangga Hartarto sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang, hal ini merupakan hasil keputusan yang diambil dalam musyawarah nasional Partai Golkar beberapa waktu lalu.

Wihaji, Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng, menjelaskan bahwa sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto wajib menjadi calon presiden mengingat pengaruh yang besar dari Ketua Umum dalam hal elektoral sejarah Partai Golkar.

Menurut Wihaji, Partai Golkar memiliki elektoral nomor tiga terbesar di Indonesia dengan jumlah suara mencapai 29 juta. Dia menambahkan bahwa melalui kepemimpinan Airlangga Hartarto, Partai Golkar dapat menjawab aspirasi masyarakat di Jateng.

“Untuk itu kami optimis Partai Golkar akan memenangkan hati masyarakat Jateng yang merindukan kepemimpinan partai Golkar,” jelasnya, dikutip dari tribun.jateng.com.

Ketika ditanya tentang partai kompetitor terberat di Jateng, Wihaji menyatakan bahwa politik adalah seni dengan berbagai kemungkinan, sehingga semua partai adalah kompetitor dalam ruang demokrasi, namun Partai Golkar memberikan ruang sebesar-besarnya bagi semua partai untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi 2024.

Baca Juga: Partai Golkar: Komitmen Mengusung Airlangga Hartarto Sebagai Capres Pemilu 2024 Harga Mati!

Sebelumnya dalam  Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar, menyampaikan bahwa hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Golkar memberikan mandat kepada ketua umum untuk menentukan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024.

“Untuk pemilihan presiden memberikan mandat kepada ketua umum menetapkan capres dan cawapres dan koalisi bersama Partai Golkar,” kata Airlangga di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu, (4/6/2023).

Terkait dengan sistem pemilu, seluruh daerah dan organisasi masyarakat Partai Golkar meminta agar pemilu dilakukan secara proporsional terbuka, dan DPP ditugaskan untuk terus berjuang agar sistem tersebut bisa diperjuangkan.

Selain itu, terkait dengan pemilu, Partai Golkar akan menyusun calon legislatif berdasarkan urutan alfabetis yang didasarkan pada prestasi, dedikasi, loyalitas, dan perilaku yang baik. Partai juga memberikan kesempatan kepada pemuda dan wanita, dengan memberlakukan kuota 30 persen bagi caleg wanita dan memberikan kemudahan dalam kampanye. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*