FSM Undip Gelar Pelatihan Petugas Proteksi Radiasi Medik 1

Petugas Proteksi Radiasi Undip
Unit Bisnis Smart Solution Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (FSM Undip) telah menyelenggarakan Pelatihan Petugas Proteksi Radiasi Medik 1 pada tanggal 15 hingga 26 Mei 2023. (foto: undip.ac.id)

JoSS, SEMARANG –  Unit Bisnis Smart Solution Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro (FSM Undip) telah menyelenggarakan Pelatihan Petugas Proteksi Radiasi Medik 1 pada tanggal 15 hingga 26 Mei 2023.

Pelatihan ini diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari berbagai rumah sakit, perusahaan importir, dan perusahaan pengujian dan kalibrasi.

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mewajibkan keberadaan Petugas Proteksi Radiasi (PPR) medik dalam instalasi pekerjaan yang terkait dengan pemanfaatan tenaga nuklir. Pelatihan PPR sendiri terbagi menjadi beberapa tingkatan, yakni PPR medik 1, medik 2, dan medik 3. Selain itu, terdapat pula pelatihan PPR untuk industri dengan tingkatan Industri 1 hingga Industri 3.

Pelatihan PPR medik 1 di FSM Undip difokuskan pada lingkup instalasi radioterapi dan kedokteran nuklir. Peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang profesi, antara lain Fisikawan Medik, Radiografer, Elektro Medik, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro.

Selama pelatihan, peserta diberikan materi-materi penting seperti budaya keselamatan, sistem manajemen organisasi, dasar fisika radiasi, dasar proteksi radiasi, alat ukur radiasi, efek biologi radiasi, proteksi paparan kerja, proteksi paparan medik, perundangan ketenaganukliran, pengangkutan zat radioaktif, keamanan sumber radioaktif, pengelolaan limbah radioaktif, dan praktikum terkait.

Sebagai bagian dari pelatihan, pada tanggal 26 Mei 2023, dilaksanakan ujian Surat Izin Bekerja (SIB) bagi petugas tertentu PPR yang diselenggarakan oleh BAPETEN. Peserta diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah mereka peroleh selama pelatihan dan lulus ujian ini sehingga dapat mendapatkan Surat Izin Bekerja Petugas tertentu, yaitu SIB PPR Medik 1.

Dalam acara penutupan pelatihan, Profesor Widowati, Dekan FSM Undip, memberikan pesan kepada para peserta untuk terus belajar dan bekerja dengan baik sebagai PPR Medik 1 di masa depan. Ia berharap agar pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan dari pelatihan ini dapat diterapkan dengan baik dalam praktik mereka di lapangan.

Zaenal Arifin S.Si., F.Med., M.Si., selaku Manager Smart Solution FSM Undip, menyampaikan rasa syukurnya atas berakhirnya pelatihan PPR medik 1 batch pertama. Ia juga mengumumkan bahwa akan diselenggarakan batch kedua pelatihan PPR medik 1 di FSM Undip pada tanggal 5 hingga 16 Juni 2023. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, semakin banyak petugas proteksi radiasi medik yang terlatih, terutama dari alumni fisika Undip.

“Pelatihan PPR medik 1 di FSM Undip menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas kerja dalam pemanfaatan tenaga nuklir di berbagai bidang medis. Diharapkan dengan adanya petugas yang terlatih, risiko radiasi dapat diminimalisir, serta penanganan pasien dan bahan radioaktif dapat dilakukan dengan aman dan efektif,” jelasnya, dikutip dari undip.ac.id. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*