JoSS, SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng, Ferry Wawan Cahyono, mengapresiasi dan mendukung upaya Polri dalam turut serta membantu percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19.
Hal ini diungkapkan Politikus Golkar itu, menghadiri kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Religi dan Bantuan Sosial (Bansos) dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-77 Polda Jateng. Kegiatan “Bulan Bhakti Polri Presisi” tersebut dilaksanakan di Vihara Buddhagaya, Watugong, Kota Semarang pada hari Senin (19/6/2023).
Menurut keterangan resmi dari Polri, kegiatan Baksos Religi dan Bansos ini diselenggarakan secara serentak di berbagai wilayah Polda. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.
Dalam sambutannya secara daring, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendekatkan Polri dengan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kegiatan baksos dan bansos ini dapat menjadi stimulus dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi.
“Dengan kegiatan ini, Polri berperan dalam menjaga keragaman yang ada di masyarakat demi mewujudkan Indonesia Maju, Indonesia Emas,” ujar Kapolri.
Ferry Wawan Cahyono menyatakan dukungannya terhadap “Bulan Bakti Polri Presisi” karena kegiatan ini dapat membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa DPRD siap mendukung upaya Polri terkait pemulihan ekonomi masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Polri ini dan berharap agar dapat dilakukan secara rutin untuk masyarakat,” kata Ferry.
Sementara itu, dalam rangkaian peringatan HUT Ke-77 Bhayangkara, Kepolisian Jawa Tengah membagikan bantuan sosial berupa bahan kebutuhan pokok di 165 titik di Jawa Tengah.
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, saat bakti sosial dan pembagian bantuan sosial di Vihara Buddhagaya Semarang, Senin, mengungkapkan bahwa total bahan kebutuhan pokok yang akan disalurkan di tingkat polres mencapai 125 ribu paket.
“Bantuan ini akan diberikan khususnya kepada masyarakat kurang mampu di sekitar markas kepolisian,” ujarnya.
Selain itu, terdapat juga kegiatan bakti sosial lainnya seperti pengobatan, bedah rumah, pembersihan tempat-tempat ibadah, dan pembuatan sumur air bersih untuk masyarakat.
Irjen Pol. Ahmad Luthfi menyebutkan bahwa terdapat 27 rumah masyarakat kurang mampu dan empat anggota polisi yang direhabilitasi.
“Kami juga melaksanakan kegiatan bersih-bersih masjid, gereja, dan vihara untuk membangun sinergi antara personel Polri dan masyarakat,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi tensi di masyarakat menjelang Pemilu 2024. Ia berharap bahwa aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat tersebut dapat terus berlanjut.
“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti di sini, melainkan akan terus dilaksanakan sebagai upaya membangun empati dan mencegah terjadinya polarisasi di masyarakat,” tutur Irjen Pol. Ahmad Luthfi. (Adv-Anf)


Leave a Reply