JoSS, SEMARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Jawa Tengah, akan melakukan pengawalan terhadap perbaikan zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan setempat.
Dikutip dari Antara, Dyah Ratna Harimurti, anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, menjelaskan bahwa baru-baru ini telah dilakukan pertemuan dengan Disdik yang membahas perubahan dan perbaikan zonasi PPDB 2023.
“Perbaikan zonasi akan dilakukan, dengan harapan bahwa siswa yang tinggal dekat dengan sekolah dapat diterima,” ujar Detty, panggilan akrabnya, di Semarang pada hari Senin.
Menurutnya, perbaikan zonasi ini penting dilakukan karena banyak temuan dan keluhan dari orang tua siswa yang tidak dapat diterima di sekolah negeri.
Meskipun calon siswa tersebut tinggal cukup dekat dengan sekolah negeri yang dituju, namun mereka tidak termasuk dalam satu zonasi.
“Tahun lalu masih banyak keluhan, ada siswa yang tinggal dekat tetapi tidak diterima. Dengan perbaikan ini, diharapkan dapat mengakomodasi calon siswa yang ingin masuk ke sekolah negeri,” tambahnya.
Pada PPDB online tahun lalu, zonasi SMP Negeri 29 Semarang meliputi beberapa kelurahan, seperti Gemah, Pedurungan Kidul di Kecamatan Pedurungan. Kemudian, ada juga Kedungmundu, Mangunharjo, Meteseh, Sambiroto, Sendangguwo, dan Sendangmulyo di Kecamatan Tembalang.
“Ada keluhan dari siswa yang tinggal dekat dengan SMPN 43, tetapi tidak diterima karena berbeda zonasi. Pada tahun ini, rencananya SMPN 43 akan masuk dalam zonasi Kecamatan Pedurungan dan Genuk karena SMP N 29 juga berada di Kecamatan Tembalang,” tambahnya.
Dengan demikian, ia berharap perbaikan ini dapat menampung anak-anak yang ingin bersekolah di sekolah negeri terdekat dengan tempat tinggal mereka, terutama bagi mereka yang kurang mampu.
Namun, Detty mengingatkan bahwa perbaikan zonasi harus dilakukan dengan matang, dengan mempertimbangkan berbagai aspek agar tidak muncul masalah serupa di masa mendatang.
Rencananya, Komisi D DPRD Kota Semarang akan mengundang kembali Disdik untuk mengetahui kemajuan dan persiapan penyelenggaraan PPDB “online” yang akan dimulai pertengahan Juni ini. (lna)

Leave a Reply