BIG Akan Menetapkan Nama Resmi Gunung Bawah Laut di Pacitan “Jogo Jagat”

Gunung Jogo Jagat
Penampakan gunung bawah laut Pacitan yang dirilis Badan Informasi Geospasial (Badan Informasi Geospasial )

JoSS, PACITAN – Badan Informasi Geospasial (BIG) berencana untuk mengesahkan nama resmi gunung bawah laut yang terletak di selatan Pacitan, Jawa Timur, nama yang diajukan adalah Jogo Jagat.

“Penetapan nama tersebut akan dilakukan oleh Kepala BIG, kemungkinan pada awal Juli,” ujar Ade Komara Mulyana, Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim dari Badan Informasi Geospasial (BIG), pada Selasa, 20 Juni 2023.

Jogo Jagat akan menjadi salah satu dari ribuan nama lain di berbagai lokasi di Indonesia yang akan ditetapkan oleh BIG. Nama gunung tersebut diajukan oleh pemerintah daerah Pacitan dan sedang ditelaah oleh BIG serta kementerian terkait.

 “Gunung ini berdekatan dengan perbatasan Australia, sehingga penting untuk menjaga kedaulatan NKRI,” tambah Ade. Setiap enam bulan, BIG melakukan dua kali penetapan nama, kebanyakan untuk wilayah daratan.

Sebelumnya, dalam kerjasama antara BIG dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), survei dilakukan dan menemukan adanya gunung bawah laut. Gunung tersebut berjarak sekitar 260 kilometer dari Pacitan, Jawa Timur, dengan koordinat 111,039 derajat Bujur Timur dan 10,661 derajat Lintang Selatan. Penemuan gunung bawah laut ini terjadi pada tanggal 6-9 Oktober 2022.

Baca Juga: Aktivitas Gunung Semeru Sepekan Terakhir 15 Kali Erupsi, Jalur Pendakian Masih Ditutup

Gunung tersebut terletak di kedalaman dasar laut sekitar 6000 meter dengan ketinggian sekitar 2.200 meter dan puncaknya berada di kedalaman 3.800 meter. Dimensinya mencakup lebar 7.385 kilometer dan panjang 14.385 kilometer. Temuan ini merupakan hasil survei mengenai landas kontinen Indonesia di perairan selatan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara pada September hingga November 2022.

Dalam dua tahun terakhir, sejak diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi, BIG telah menetapkan sekitar 22 ribu nama. Hal ini mencakup 17.024 nama pulau di Indonesia beserta koordinat lokasinya, serta nama wilayah administrasi kota dan kabupaten. Pengajuan nama-nama tersebut dilakukan oleh pemerintah daerah. “Namun, belum semua pemerintah daerah memasukkan data mereka,” ungkap Ade.

Menurut Ade, penetapan nama resmi lokasi oleh BIG sangat penting untuk kepastian hukum bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Data nama yang telah dikumpulkan oleh BIG dapat diakses oleh publik melalui situs sinar.big.go.id. Status penetapan nama lokasi dapat berupa sudah ditetapkan atau masih dalam proses penelaahan. Sinar merupakan singkatan dari sistem informasi nama rupa bumi. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*