Unissula Jadi Tuan Rumah Pertemuan PTN/PTS Se-Semarang Raya

Unissula PTN PTS
Kantor Urusan Internasional (KUI) Unissula menjadi tuan rumah pertemuan Perguruan Tinggi negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di wilayah Semarang Raya, Selasa (3/5/2023). (foto: unissula.ac.id)

JoSS, SEMARANG – Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) menjadi tuan rumah pertemuan Perguruan Tinggi negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di wilayah Semarang Raya, Selasa (3/5/2023). Forum ini membahas internasionalisasi kampus.

Acara ini menghadirkan Adhrial Refaddin SIP MPP dari LLDIKTI Regional VI Jawa Tengah dan narasumber internasional yakni Shy Shavit, Dosen Rotterdam University Applied Sciences (RUAS) Belanda.

Acara yang digelar di kampus Unissula tersebut dihadiri oleh perwakilan staf KUI dari kampus negeri dan swasta se-Semarang Raya.

Dalam sambutan pembuka Wakil Rektor I Unissula Dr Andre Sugiono memaparkan pentingnya kegiatan tersebut untuk memperkuat kolaborasi antar kampus khususnya di bidang kerja sama internasional.

“Kami berharap forum ini dapat memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antara kampus sehingga bersama kita dapat memperkuat internasionalisasi kampus,” katanya dilansir dari unissula.ac.id.

Sementara itu Adhrial Refaddin mengungkapkan bahwa perlunya ide-ide dan gagasan yang inovatif untuk meningkatkan kolaborasi yang kuat antar kantor urusan internasional masing masing kampus, sehingga forum ini dapat meningkatkan kualitas kampus di Indonesia khususnya di wilayah Jawa Tengah.

“Kurang lebih baru sekitar 50% dari lebih dari 200 PTS di Jawa Tengah yang siap menuju internasionalisasi kampus dan kebanyakan masih belum tau bagaimana cara melakukan kerjasama dengan universitas luar negeri,” tambah Adhrial.

Selain itu masalah utama dalam pengelola kerjasama lagi-lagi adalah pengurus KUI tidak memiliki akses untuk membuat kebijakan di tingkat prodi untuk didorong melakukan kegiatan internasional baik melalui kurikulum atau kegiatan pembelajaran lainnya.

Shy Shavit yang merupakan salah satu dosen dari program pertukaran pengajar di Unissula menjelaskan tentang berbagai teori kebudayaan. Hal tersebut dimaksudkan agar staff KUI Semarang memiliki kepekaan budaya saat berinteraksi dengan orang asing.

Ia juga menceritakan berbagai studi kasus tentang interaksi budaya yang sering terjadi di dunia KUI. Lebih lanjut, ia juga meminta peserta untuk melakukan refleksi tentang nilai budaya yang dijunjung. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*