Resep Tempe Mendoan Khas Banyumas Yang Konon Sudah Ada Lebih Dari Satu Abad

Resep Tempe Mendoan Banyumas
Ilustrasi Tempe Mendoan (Ahmad Aji Santoso)

TEMPE mendoan, gorengan kegemaran sejuta umat ini merupakan makanan khas Banyumas. Berbeda dengan yang saat ini beredar banyak di Tanah Air, mendoan khas Banyumas digoreng setengah matang.

Gorengan setengah matang atau disebut ‘mendo’ ini konon yang menjadi alasan dinamakan mendoan. Tempe mendoan bukan hanya makanan melainkan juga ujung tombak pariwisata di Kabupaten Banyumas.

Keberadaanya yang resmi ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda (WBTb) pada tahun 2021 lalu mampu menarik wisatawan untuk menikmati kuliner  Banyumas ini. Penetapan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam sidang Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2021 di Jakarta.

Mendoan muncul bersamaan dengan tempe kedelai Konon, mendoan sudah ada sejak lebih dari satu abad lalu. Munculnya bersamaan dengan adanya tempe. Kedelai, sebagai bahan baku tempe, banyak tumbuh di China dan Indochina kemudian menyebar sampai ke Indonesia.

Tempe mendoan telah menjadi komoditas dan dikelola secara komersial di Banyumas sejak 1960-an. Kini Anda akan dengan mudah menjumpai hampir di seluruh sudut kota ini. Nama mendoan dan keripik sebagai makanan serumpun diibaratkan sebagai lambang semangat gerakan sosial masyarakat di Banyumas.

Orang Banyumas diibaratkan mampu menyesuaikan diri atau fleksibel layaknya mendoan. Namun, dapat menjadi kaku seperti keripik apabila dalam keadaan mendesak. Hal tersebut digambarkan seperti orang Banyumas zaman dulu yang menjadi tokoh dalam bidang diplomasi dan kemiliteran. Jenderal Soedirman, Soesilo Soedarman, dan Soepardjo Roestam, misalnya.

Tempe mendoan banyak dijumpai di berbagai daerah, namun yang membuat berbeda dengan yang ada di daerah asalnya adalah cara dan bahannya. Tempe yang dipakai untuk mendoan Banyumas ini lebar dan tipis, dikemas satuan dibungkus daun dan kertas. Namun Anda bisa menggantinya dengan tempe biasa yang digoreng tipis.

Nah, jika Anda ingin menikmati tenpe mendoan khas Banyumas, ikuti resep berikut ini:

Bahan-bahan:

10 buah tempe mendoan Purwokerto, iris tipis lebar (bisa diganti tempe biasa)

1 sdm tepung beras

400 ml air

250 gram tepung terigu protein sedang

2 batang daun bawang, iris tipis

minyak goreng

Bumbu halus:

1 sdt garam

1 sdt ketumbar bubuk

1 sdt kunyit bubuk

2 siung bawang putih

Cara Membuat:

Campurkan tepung tepung beras, tepung terigu, air, dan bumbu halus dalam satu wadah dan aduk rata. Tambahkan irisan daun bawang dan aduk lagi.Masukkan potongan tempe ke dalam adonan dan pastikan tempe terbungkus tepung.

Panaskan minyak, kemudian goreng tempe setengah kering, warnanya kuning pucat. Angkat dan tiriskan.

Nikmati selagi hangat, dicocol dengan sambal kecap pedas yang dibuat dari irisan cabe dan kecap manis. Selamat mencoba! (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*